Monday, 22 March 2021

Menkes Budi Terjebak AstraZeneca?

 

Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: istimewa)

"Kalau Sinovac memang beda. Itu memang ada utusan dari MUI ke Cina sana untuk mengaudit. Kalau (AstraZeneca) ini enggak. Jadi LPPOM mendapatkan bahan-bahan, dan diteliti bahan-bahannya di lab dan sebagainya". - Hasanuddin AF, Ketua Komisi Fatwa MUI

JAKARTA- AstraZeneca mungkin jadi salah satu produsen vaksin Covid-19 yang beberapa hari terakhir ini mencuri perhatian publik. Bukannya gimana-gimana ya, vaksin yang diproduksi oleh perusahaan Ingriss-Swedia ini awalnya menimbulkan masalah di beberapa negara Eropa karena disebut menyebabkan pembekuan darah.

Persoalannya jadi tambah pelik karena vaksin tersebut sudah datang 1,1 juta dosis ke Indonesia. Dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan bahwa pihaknya baru tahu kalau vaksin tersebut ternyata memiliki masa kadaluarsa hingga bulan Mei 2021. 

Kini masalah lagi datang. Pasalnya, Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengumumkan vaksin produksi AstraZeneca ini mengandung tripsi babi. Dalam pernyataan resminya, vaksin ini disebut haram.

 


Namun, vaksin tersebut tetap boleh digunakan karena situasinya sedang darurat dan mendesak. MUI sendiri menyebutkan bahwa pendekatan yang digunakan dalam mengkaji AstraZeneca berbeda dengan vaksin Sinovac.

MUI memberangkatkan tim ke lokasi produksi Sinovac di Tiongkok, untuk menilai kehalalan vaksin tersebut. Sedangkan untuk AstraZeneca, MUI mengambil penilaian dari pertimbangan data-data yang diterima saja.

Wih, bakal makin ramai nih kalau kayak gini ceritanya. AstraZeneca sendiri sudah membantah terkait keberadaan kandungan babi dalam produknya. Dalam keterangan resminya, pihak AstraZeneca mengatakan vaksin mereka merupakan vaksin vektor virus yang tidak mengandung produk berasal dari hewan.

Hmm, bakal bikin masyarakat ragu nih untuk mau divaksin kalau udah kayak gini persoalannya.

Tapi, dari semua masalah ini, yang paling pusing tentu saja Menkes Budi Gunadi Sadikin. Ya iyalah, kalau vaksin ini kadaluarsa atau tidak mau digunakan oleh masyarakat, siapa hayoo yang harus bertanggungjawab? Soalnya beli vaksinnya kan pakai uang negara dan harganya nggak murah cuy.

Makanya, Menkes Budi bisa dibilang kena getahnya. Kini persoalan vaksin AstraZeneca ini berasa kayak bom waktu gitu. Tik tok tik tok – bukan main TikTok loh ya, tapi ini kayak timer bom waktu ala tokoh Trickster di serial The Flash. Hmm, menarik untuk ditunggu akhir saga Menkes Budi ini.
Share:

0 Post a Comment:

Post a Comment

Sekretariat DPRD Kabupaten Serang Mengucapkan

Sekretariat DPRD Kabupaten Serang Mengucapkan

Selamat Datang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah

Selamat Datang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah

SEKRETARIAT DPRD KOTA CiIegon HPN 2026

SEKRETARIAT DPRD KOTA CiIegon HPN 2026

SEKRETARIAT DPRD KOTA SERANG HPN 2026 BANTEN

SEKRETARIAT DPRD KOTA SERANG HPN 2026 BANTEN

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI BANTEN HARI PERS 2026

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI BANTEN HARI PERS 2026

KEMENTRIAN DALAM NEGERI RI

KEMENTRIAN DALAM NEGERI RI

Silakan Klik Kerja sama Publikasi

MOTO KAMI


Cermat Cerdas Tepat Dalam Informasi Menjadi Media Inpendent Berita Tanpa Intervensi

Unsur Pimpinan DPR RI 2024 2029

Aku Tahu Apa Yang Kau Suka ?

Aku Tahu Apa Yang Kau Suka ?

BUMN PEDULI BANGSA

BUMN PEDULI BANGSA

Penawaran Kerja Sama

TV KONTAK BANTEN

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI
Media yang kuat butuh rakyat yang terlibat, mengelola kebebasan dengan bertanggung jawab._ Najwa Shihab

SILAKAN PASANG IKLAN KLIK

KONTAK MEDIA GROUP

BACA BERITA BIKIN PAS DI HATI YA DI SINI !!

INFO CPNS DAN PPPK 2025 KLIK

PESAN MAKANAN ENGAK RIBET

MOTO KAMI


BERBUAT BAIK TERHADAP SESAMA SESUNGGUHNYA UNTUK KEBAIKAN DIRI KITA

INFO DEWAN PERWAKILAN RAKYAT (DPR) RI

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Mau Kirim Tulisan Artikel Klik aja

MOTO KAMI


Sekecil APAPUN Yang Anda Perbuat Akan Menjadikan Cermin Kami untuk Maju

Silakan Pesan Buku Catatan Kehidupan Ali

Berita Populer

INFO KPK

INFO KEJAKSAAN RI

BANGKIT LEBIH KUAT

BANGKIT LEBIH KUAT

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

Seputar Parlemen

Kementrian

Susunan Redaksi

Support