< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card 💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

71 Petugas Pemilu Meninggal Dunia Berikut Sebaranya ?

Wednesday, 21 February 2024 | Wednesday, February 21, 2024 WIB | Last Updated 2024-02-21T17:11:34Z

 


 JAKARTA ( KONTAK BANTEN)  Komisi Pemilihan Umum (KPU)  melaporkan bahwa 71 orang petugas ad hoc Pemilu 2024 meninggal dunia saat bertugas. Yakni pada 14-18 Februari 2024.

“Para penyelenggara badan ad hoc, terutama pada peak season yang bebannya berat pada tanggal 14-18 Februari 2024, dalam catatan kami yang meninggal ada 71 orang,” kata Ketua KPU Hasyim Asy’ari dalam keterangannya, Selasa (20/2).

Hasyim menyebut mayoritas petugas yang meninggal merupakan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Yang ada di tingkat tempat pemungutan suara (TPS) yakni 42 orang.

“Kemudian 24 anggota satuan perlindungan masyarakat (linmas). Meninggal saat menjaga keamanan pemungutan dan penghitungan suara,”sambungnya.

Ada pula 4 anggota panitia pemungutan suara (PPS) di tingkat desa/kelurahan, serta 1 anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang meninggal ketika bertugas.

Selain itu, KPU juga mencatat 4.567 orang petugas yang sakit. Yang terdiri atas anggota KPPS 3.371 orang, PPS tingkat desa/kelurahan 696 orang, linmas 364 orang, dan PPK 136 orang.

Jawa Barat Terbanyak

Tak hanya itu, Hasyim juga menyampaikan bahwa para petugas Pemilu 2024 yang meninggal dunia paling banyak berasal dari Jawa Barat.

Berikut sebarannya:

Sumatera Utara: 2 kasus

Riau: 2 kasus

Sumatera Barat: 1 kasus

Sumatera Selatan: 2 kasus

Banten: 3 kasus

DKI Jakarta: 6 kasus

Jawa Barat: 22 kasus

Jawa Tengah: 12 kasus

Daerah Istimewa Yogyakarta: 1 kasus

Jawa Timur: 14 kasus

Kalimantan Barat: 2 kasus

Kalimantan Timur:1 kasus

Sulawesi Selatan: 2 kasus

Sulawesi Utara: 1 kasus.

Sementara untuk pemicu kematian, Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) mengungkapkan penyakit jantung adalah penyebab kematian tertinggi. Yakni sebanyak 19 orang, kemudian penyebab lain masih dikonfirmasi, kecelakaan, dan hipertensi.

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, sebanyak 6,8 juta petugas Pemilu 2024 telah melakukan skrining kesehatan sebelum bertugas.

Namun, hanya 6,4 juta orang yang dinyatakan sehat dan tanpa risiko tinggi.

“Risiko tingginya itu paling banyak hipertensi. Banyak sekali, masyarakat Indonesia yang terkena hipertensi. Jadi makannya tolong diatur, jangan banyak-banyak garam, gula, dan lemak. Rokok juga kalau bisa dikurangi,” papar Budi.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update