< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
πŸ‘₯ 13-16K Daily Readers
πŸ“ˆ 200K – 330K Monthly Pageviews
πŸ”₯ 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
πŸ“Š View Rate Card πŸ’¬ Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Ada Demonstrasi di Gedung KPU Jelang Penetapan Hasil Pemilu 2024

Monday, 18 March 2024 | Monday, March 18, 2024 WIB | Last Updated 2024-03-18T15:58:32Z

 


 JAKARTA ( KONTAK BANTEN)   Aksi unjuk rasa menjelang penetapan hasil Pemilu seringkali terjadi. Hal itu sering menjadi fenomena tersendiri pasca Pemilu berlangsung.

 Menanggapi hal itu, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, August Mellaz menilai unjuk rasa menjelang penetapan hasil pemilu adalah hal yang biasa.
 
Ia juga tidak bermaksud mengecilkan atau membesarkan aspirasi yang tengah diutarakan di luar kantor KPU RI.
 
"Kalau unjuk rasa ya biasa itu. Ini memang bagian dari fakta yang selalu ada dalam perjalanan sepanjang berlangsungnya pemilu," ujar Mellaz di Kantor KPU RI, Jakarta, Senin (18/3) seperti dikutip dari Antara.
 
Ia juga menegaskan bahwa KPU sangat transparan di setiap proses tahapan pemilu. Proses yang dijalankan KPU juga dapat dicek oleh siapa pun.
"Proses yang kami lakukan juga bisa disclosure berdasarkan permintaan saksi peserta pemilu maupun rekomendasi dari lembaga pengawas pemilu kemudian dilakukan secara terbuka," jelas Mellaz.
 
Sebelumnya, kepolisian mengerahkan ribuan personel gabungan untuk mengamankan unjuk rasa di depan gedung DPR/DPD/MPR, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan KPU RI pada Senin (18/3).
 
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pihaknya juga melibatkan personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI dan instansi lainnya.
 
"Di DPR/MPR RI melibatkan 1.087 personel, di Bawaslu melibatkan 507 personel dan KPU RI melibatkan 770 personel," kata Susatyo saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (18/3) juga dilansir dari Antara.
 
Untuk penutupan atau pengalihan arus lalu lintas di sekitar gedung DPR/DPD/MPR, Bawaslu dan KPU RI, hal itu bersifat situasional.
Rekayasa arus lalu lintas akan diberlakukan dengan melihat situasi di lapangan, terutama jika terdapat massa yang sampai menghambat arus lalu lintas.
 
"Kita lihat nanti jumlah massa-nya, bila nanti massa-nya cukup banyak dan eskalasi meningkat, maka akan ada pengalihan arus lintas di DPR/MPR, Bawaslu dan juga KPU RI," imbuh Susatyo.
 
Dalam pengamanan aksi tersebut, pihaknya akan mengedepankan tindakan persuasif, mengedepankan negosiasi, sifat humanis, dan tidak terprovokasi.
 
Sebaliknya, demi menciptakan situasi kondusif, ia meminta orator dan koordinator lapangan untuk berorasi secara santun dan juga tidak memprovokasi.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update