< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--

Tag Terpopuler

Ratusan Hektare Sawah di Pandeglang Terdampak Tol Serpan

Friday, 20 June 2025 | Friday, June 20, 2025 WIB | Last Updated 2025-06-20T08:49:59Z
 
Pembangunan jalan Tol Serang-Panimbang (Serpan) yang melintas di Pandeglang, membuat sekitar 130 hektare lahan sawah terdampak. (Instagram/@wikaserpan)

 
PANDEGLANG KONTAK BANTEN  Sekitar 130 hektare lahan pertanian di Kabupaten Pandeglang, Banten, terdampak pembangunan jalan Tol Serang-Panimbang (Serpan), Seksi III ruas Cileles-Panimbang. 
Ratusan hektare lahan sawah itu, meliputi sejumlah kecamatan, diantaranya Picung, Patia, Pagelarang, Panimbang, dan Kecamatan Sukaresmi. 
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Pandeglang, M. Nasir menuturkan, akibat pembangunan jalan tol yang masuk Proyek Strategis Nasional (PSN) itu, Pandeglang berpotensi kehilangan 700 ton gabah setiap musim panen.
“Saya tidak hafal persis berapa jumlah bidangnya, tapi diperkirakan sekitar 130-an hektare lahan pertanian yang terdampak proyek jalan tol,” ucapnya, Rabu (18/6/2025).
Nasir mengatakan, setelah kehilangan ratusan hektare sawah produktif, ada rencana untuk membuka pencetakan sawah baru di lahan Perhutani. Namun, hal tersebut memiliki kendala yang mana belum tersedianya sumber air di kawasan tersebut. 
“Sampai hari ini kita tidak punya lokasi cetak sawah yang siap. Walaupun Pak Gubernur bilang akan mencetak sawah di Perhutani, tapi sumber airnya ada tidak? Jangan sampai nanti kita cetak sawah jadi kering lagi, kan nggak bagus” ujarnya.
Meski demikian, DPKP tidak tinggal diam. Upaya intensifikasi pertanian terus didorong untuk menutupi kekurangan hasil produksi akibat berkurangnya lahan sawah di Pandeglang. 
“Harapan kami ya memang upaya yang kami lakukan bagaimana melakukan intensifikasi, agar menambah produktivitas. Yang tadinya 5 ton bagaimana caranya menjadi 7 ton" kata Nasir.
Selain itu, petani juga didorong memanfaatkan teknologi dan menjalin kekompakan dalam kelompok tani agar beradaptasi dengan tantangan terbatasnya sumber air dan kebutuhan modal. 
"Dengan berbagai strategi ini, kami berharap produktivitas pertanian di Pandeglang bisa terus ditingkatkan, meski lahan berkurang," ucap dia.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update