Thursday, 5 February 2026

Ketua Dewan Pers Nostalgia Masa Koran Jadi Pusat Wacana Publik dan Intelektual

 

Ketua Dewan Pers Prof. Komarudin Hidayat. Foto : Ist

JAKARTA KONTAK BANTEN – Ketua Dewan Pers, Prof. Komarudin Hidayat, mengenang masa ketika surat kabar menjadi poros utama arus informasi sekaligus ruang pembentukan gagasan sosial dan intelektual di Indonesia. Ia menilai, pada periode awal perkembangan pers nasional, koran bukan sekadar penyampai berita, tetapi juga pengarah diskursus publik.

Kenangan itu ia tarik dari pengalamannya sebagai mahasiswa UIN Jakarta pada 1974. Saat itu, menurut Komarudin, koran memiliki posisi yang sangat istimewa dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan mahasiswa dan aktivis.

 “Saya masih ingat, waktu tinggal di sekretariat HMI, pagi hari yang ditunggu-tunggu itu kedatangan koran. Di satu kompleks, orang-orang menanti. Begitu koran tiba, langsung jadi rebutan,” ujarnya dalam acara Outlook Media 2026 di Kantor Dewan Pers, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

 Ia menjelaskan, pada masa tersebut surat kabar berfungsi sebagai sumber utama referensi pemikiran. Media cetak berperan besar dalam membentuk cara pandang masyarakat—mulai dari mahasiswa, kalangan intelektual, hingga pejabat pemerintah.

 Komarudin bahkan mengaku rutin mengumpulkan kliping koran dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS). Baginya, banyak gagasan penting yang justru ditemukan di media massa, bukan di ruang kuliah.

 “Tulisan opini dan laporan di koran seperti Rakyat Merdeka, Kompas, dan lainnya memuat refleksi pemikiran yang tidak saya peroleh di kelas atau buku teks,” katanya.

 Menurut dia, pada era Orde Baru, arus informasi masih sangat terpusat. Media arus utama menjadi rujukan utama publik. Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pers pun tinggi karena isi pemberitaan dianggap akurat, objektif, dan menawarkan arah pemikiran.

 Selain itu, Komarudin menyoroti ketatnya proses seleksi di ruang redaksi media cetak saat itu. Tidak semua orang bisa dengan mudah menembus halaman opini.

 “Saya pernah bertanya ke redaksi, apa syarat menulis di koran. Mereka menyebut harus ada riwayat hidup, latar pendidikan jelas, reputasi, bahkan karakter penulis ikut dipertimbangkan.

Seleksinya sangat ketat,” tuturnya.

 Karena standar tersebut, publikasi tulisan di surat kabar menjadi prestise tersendiri bagi kalangan akademisi dan intelektual.

 “Kalau ada ilmuwan tulisannya dimuat di koran, itu kebanggaan besar. Biasanya ditunjukkan ke teman-temannya. Kepercayaan kepada media massa waktu itu memang sangat tinggi,” pungkas Komarudin

Share:

0 comments:

Post a Comment

Energi Untuk Masa Depan Bangsa

Energi Untuk Masa Depan Bangsa

KEMENTRIAN DALAM NEGERI RI

KEMENTRIAN DALAM NEGERI RI

BERBUAT BAIKLAH SESUNGUHNYA UNTUK DIRI KITA

BERBUAT BAIKLAH SESUNGUHNYA UNTUK DIRI KITA

Silakan Klik Kerja sama Publikasi

MOTO KAMI


Cermat Cerdas Tepat Dalam Informasi Menjadi Media Inpendent Berita Tanpa Intervensi

Unsur Pimpinan DPR RI 2024 2029

PT KONTAK MEDIA PERSADA GROUP KLIK

Aku Tahu Apa Yang Kau Suka ?

Aku Tahu Apa Yang Kau Suka ?

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

BUMN PEDULI BANGSA

BUMN PEDULI BANGSA

Penawaran Kerja Sama

TV KONTAK BANTEN

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI
Media yang kuat butuh rakyat yang terlibat, mengelola kebebasan dengan bertanggung jawab._ Najwa Shihab

SILAKAN PASANG IKLAN KLIK

KONTAK MEDIA GROUP

BACA BERITA BIKIN PAS DI HATI YA DI SINI !!

INFO CPNS DAN PPPK 2025 KLIK

PESAN MAKANAN ENGAK RIBET

MOTO KAMI


BERBUAT BAIK TERHADAP SESAMA SESUNGGUHNYA UNTUK KEBAIKAN DIRI KITA

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

INFO DEWAN PERWAKILAN RAKYAT (DPR) RI

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

ENERGI KOLOBORASI

ENERGI KOLOBORASI

Bergerak TAK TERBATAS

Bergerak TAK TERBATAS

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

SENYUM ADALAH IBADAH

SENYUM ADALAH IBADAH

SELAMAT DAN SUKSES

SELAMAT DAN SUKSES

Bergerak Tumbuh Bersama

Bergerak Tumbuh Bersama

SELALU BERBUAT UNTUK BANGSA

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Mau Kirim Tulisan Artikel Klik aja

MOTO KAMI


Sekecil APAPUN Yang Anda Perbuat Akan Menjadikan Cermin Kami untuk Maju

BARCODE INFO KERJA KLIK

Silakan Pesan Buku Catatan Kehidupan Ali

Berita Populer

INFO KPK

INFO KEJAKSAAN RI

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BANGKIT LEBIH KUAT

BANGKIT LEBIH KUAT

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

BERGERAK DAN BERGERAK

Seputar Parlemen

INFO KPK JAKARTA

INFO ICW NASIONAL KLIK

Salam Damai Untuk Indonesia

Layanan Kota Tangerang Selatan BPHTB

Kementrian

Susunan Redaksi

Support