< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card 💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Banten Cetak Sejarah

Thursday, 22 December 2016 | Thursday, December 22, 2016 WIB | Last Updated 2016-12-23T06:34:57Z
Pada 2016 Provinsi Banten nyaris mendulang kemenangan tiga kali beruntun (hattrick) pada lomba tingkat nasional di bidang keagamaan. Pertama, Provinsi Banten untuk pertama kalinya dalam sejarah, berhasil meraih juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-26 tingkat Nasional di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan digelar 30 Juli hingga 6 Agustus 2016, dibuka Presiden Joko Widodo. Kedua, Banten menjadi juara umum pada Pekan Olah Raga dan Seni Pondok Pesantren tingkat Nasional (Pospenas) VII pada 2016. Pada kegiatan tiga tahunan yang berlangsung 22-28 Oktober 2016, Banten menjadi tuan rumah. Ketiga, Banten nyaris menjadi juara umum MTQ Nasional Korpri 2016. Kegiatan berlangsung 12-21 November 2016, digelar di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda, Kalimantan Timur. Meski masuk lima besar, namun pada kegiatan ini Banten hanya meraih juara 4. Padahal melihat perjuangan dan tahapan yang telah dilalui, para kafilah Korpri Banten yakin akan membawa pulang piala MTQN Korpri 2016.
MTQN ke-26
Menjadi juara umum untuk pertama kalinya pada MTQN membuat Pemprov Banten tak segan-segan mengguyur para peserta dan pembina dengan hujan bonus. Selain uang ratusan juta, mereka juga mendapat hadiah umrah. Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Banten H. Ranta Soeharta menuturkan, besaran kadeudeuh dari pemprov untuk para juara MTQN bervariasi. Juara I Rp 100 juta, juara II Rp 50 juta, dan juara III Rp 25 juta. Ditegaskannya, meraih juara umum MTQN adalah impian seluruh masyarakat Banten sejak 16 tahun menjadi daerah provinsi. "Dengan menjadi juara MTQN, kita akan semakin bangga menyatakan Banten sebagai daerah religius," kata Ranta yang juga Sekda Banten.Sementara Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Banten KH. Syibli Syarjaya mengatakan, Banten sebagai juara umum berhasil meraih kemenangan di 6 golongan. Disusul Provinsi DKI Jakarta yang menjuarai 5 golongan, lalu Kepulauan Riau 4 golongan, dan Nusa Tenggara Barat 4 golongan. Sementara Provinsi Jawa Tengah menempati posisi lima dengan raihan kemenangan di 4 golongan, lalu Riau di 3 golongan, Sumatera Barat di 2 golongan, dan Aceh di 2 golongan. Berada di urutan selanjutnya, kata KH. Syibli, beberapa provinsi yang hanya menjuarai di 1 golongan, yaitu Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Jawa Timur, NTT, Sulawesi Barat, Sumatera Selatan, dan Sulawesi Selatan. "Kita harus bersyukur, tapi jangan takabur agar menjadi abdan syakur," kata KH. Syibli. Dikatakan, kafilah Provinsi Banten berjaya pada golongan tartil anak-anak putra, qiraat sab’ah putri, hifdzil Quran 20 juz putra, tafsir bahasa Arab putra, tafsir bahasa Indonesia putra, dan syarhil Quran. Dikemukakan, distribusi juara terbagi hampir merata di semua provinsi. Juara 1 terdistribusi di 25 provinsi, juara 2 terdistribusi di 16 provinsi, dan juara 3 terdistribusi di 18 provinsi.
Selain itu, terdapat juara baru dari provinsi yang selama ini bukan termasuk kategori tradisi juara, yaitu Nusa Tenggara Timur pada cabang tilawah dewasa putri. Hal itu menunjukkan kekuatan MTQ tidak lagi berpusat di Pulau Jawa dan Sumatera. "Ketatnya penilaian dan distribusi juara, menunjukkan telah terjadi pergeseran kualitas peserta, di mana saat ini telah merata di hampir seluruh provinsi. Selain itu, distribusi ini juga membuktikan bahwa kualitas penilaian dan sistem rekrutmen melalui e-MTQ telah menunjukkan hasil yang luar biasa. Peserta yang lolos merupakan hasil seleksi terbuka, diikuti penilaian yang transparan,” ucap mantan Rektor IAIN ”SMHB”. Pada ajang tersebut, Banten tak hanya juara MTQ, akan tetapi juga berhasil menjadi juara ketiga pawai taaruf. Juara pertama DKI Jakarta dan juara kedua Riau. Pawai taaruf merupakan rangkaian pelaksanaan MTQ yang mengharuskan masing-masing provinsi menampilkan hiasan budaya.
Pospenas
Pada 2016, putra putri Banten juga menorehkan tinta emas pada ajang nasional bidang keagamaan. Untuk pertama kalinya pula, Banten meraih juara umum Pospenas VII. Piala bergilir Pospenas diserahkan Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin yang juga menjadi Wakil Ketua Panitia Kerja Tetap Nasional (Panjatapnas) Pospenas kepada Sekda Provinsi Banten Ranta Soeharta. Pada ajang ini, Banten berhasil meraih 42 medali, terdiri atas 19 emas, 9 perak, dan 14 perunggu. Di bawah Banten ada Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Timur. Pospenas VII diikuti oleh 2.826 santri pondok pesantren, terdiri atas 1.654 (58,5 persen) santri laki-laki dan 1.172 (41,47 persen) santri perempuan.Dari jumlah itu, sebanyak 1.905 santri mengikuti cabang olah raga, sedangkan 921 santri mengikuti pertandingan bidang seni. Cabang-cabang olah raga yang dilombakan meliputi atletik, bola basket, bola voli, bulu tangkis, pencak silat, futsal, tenis meja, sepak takraw, senam santri, hadang, dan panahan (eksebisi). Sementara, cabang seni yang dilombakan meliputi seni musik Islami, seni kaligrafi, pidato bahasa Indonesia, pidato bahasa Inggris, pidato bahasa Arab, fotografi Islami, seni lukis Islami, seni kriya, seni hadroh, seni video cerita pendek, seni teater, seni baca cipta puisi, stand up comedy Islami, dan seni fashion Islami. Pospenas menjadi puncak dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri pada 2016 yang diprakarsai Kementerian Agama.
MTQ Korpri
Sayangnya, prestasi gemilang pada MTQN dan Pospenas tidak diikuti MTQN Korpri III yang dilaksanakan di Sulawesi Tenggara. Pada ajang ini, Banten hanya mampu duduk di peringkat empat. Peringkat satu diraih Sulawesi Tenggara, juara kedua Sumatera Utara, dan juara ketiga Aceh. Kegiatan itu diikuti 357 peserta dari 30 provinsi dan 21 kementerian/lembaga. Mereka mengikuti lima cabang yang dilombakan. Yakni, Musabaqah Tartil Alquran putra/putri, Musabaqah Tilawah Alquran putra/putri, Musabaqah Hifzh Alquran putra/putri serta Musabaqah Dakwah Alquran putra/putri serta Musabaqah Khath Alquran putra/putri. Ketua kafilah MTQN Korpri asal Banten, Deni Rusli mengatakan, penyelenggaraan MTQ III Korpri Nasional akan memberikan pembelajaran soal etika bangsa Indonesia. Ia berharap, ASN asal Banten melakukan internalisasi Alquran dalam kehidupan bernegara. MTQ III Korpri Nasional ditutup dengan ditabuhnya beduk oleh Mendagri Tjahjo Kumolo.(
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update