< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card 💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Penanganan Jalan Nasional, Aktivis Desak Aparat Turun Tangan

Thursday, 2 February 2017 | Thursday, February 02, 2017 WIB | Last Updated 2017-02-03T03:42:07Z
LEBAK, (KB).-Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Front Aksi Mahasiswa Rakyat Banten (Fakrab) mendesak aparat penegak hukum segera turun tangan menyelidiki penanganan ruas jalan nasional di Provinsi Banten melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) wilayah VI Ditjen Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Langkah tersebut dilakukan karena selain banyaknya titik pada ruas jalan yang baru dibangun di antaranya di wilayah Lebak Selatan (Baksel) yang kembali rusak, juga menyusul adanya upaya yang terkesan ‘penyelamatan’ Kepala Satker BPJN wilayah VI yang dipindahtugaskan ke BPJN wilayah II Jawa Barat oleh Kementerian PUPR, disaat proyek jalan mendapat sorotan dari berbagai kalangan.”Dalam penanganan jalan nasional di wilayah selatan Kabupaten Lebak tahun 2016 lalu, pada beberapa titik terkesan dikerjakan asal-asalan sehingga menimbulkan kekhawatiran adanya indikasi korupsi pada kegiatan tersebut,” kata presedium Fakrab, Yana Musalev kepada sejumlah wartawan, Rabu (1/2/2017).Musalev yang juga mantan koordinator Keluarga Mahasiwa Lebak (Kumala) ini mempertanyakan kinerja tim pengawasan dan Satker jalan nasional yang ada di Kabupaten Lebak. Sebab, sejumlah ruas jalan yang baru saja diperbaiki sudah kembali rusak. Menurutnya, jalan nasional yang berada di sekitar Malingping seperti Pasir Gedong, Cilangkahan yang belum lama dibangun sudah kembali rusak parah. Padahal, jalan tersebut dibangun dari uang rakyat yang nilainya miliaran rupiah. "Kalau pelaksanaannya dikerjakan sesuai dengan anggaran yang dikeluarkan, masa iya baru beberapa bulan saja dibangun kondisi jalan sudah rusak parah lagi, kemana tim pengawas jalan,” kata Musalev. Musalev menuding, jalan tersebut selama ini dikerjakan asal-asalan, ditambah lagi adanya lalu lalang kendaraan besar yang melebihi tonase dibiarkan melintas tanpa ada tindakan tegas dari aparat berwenang. "Ini sangat mengkhawatirkan sekaligus menyesakkan dada. Anggaran miliaran rupiah kekuatannya hanya beberapa saat saja, ada apa dengan Banten," ucapnya.Tak hanya ruas jalan Pasir Gedong Cilangkahan, di beberapa titik jalan nasional dari mulai Malingping sampai daerah Cibareno perbatasan dengan Provinsi Jawa Barat juga sudah lama dibiarkan rusak, sehingga sangat rawan terjadinya kecelakaan. "Kami menduga ada hal yang tidak beres dalam proses pengerjaan ruas jalan tersebut, dan kami mendesak agar aparat penegak hukum untuk segera bertindak," tuturnya. Bahkan, kerusakan jalan nasional yang cukup parah juga terlihat di bundaran Terminal Bus Mandala, Rangkasbitung, Jalan By Pass Soekarno- Hatta dan sepanjang ruas Jalan Cirabit (Cikande-Rangkasbitung) tampak dipenuhi lubang jalan yang mirip kubangan kerbau. Akibatnya, tidak sedikit pengendara yang terperosok ke dalam lubang jalan. Mantan kepala Satker wilayah VI, Subagus, yang menurut informasi kini dimutasi ke BPJN wilayah II Jawa Barat, belum berhasil dihubungi terkait hancurnya sejumlah ruas jalan nasional di Banten.Ponselnya beberapa kali dihubungi tidak merespons, demikian juga whatshapp nya sekarang sudah tidak aktif. (
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update