< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Peringati Hari Gizi Nasional, Dinkes Kota Serang Sosialisasikan Hidup Sehat di Tiap Puskesmas

Rabu, 08 Februari 2017 | Rabu, Februari 08, 2017 WIB | Last Updated 2017-02-08T02:45:40Z
 
Serang-Dalam rangka memperingati hari gizi nasional ke-57, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang mengadakan sosialisasi penyuluhan gizi di tiap puskesmas yang ada di Kota Serang. Hal ini bertujuan untuk membangun gizi yang sehat menuju bangsa yang sehat dan prestasi.Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat, Efi Mukyati mengatakan, di hari gizi nasional yang ke 57 ini, Dinkes Kota serang ingin membangun generasi yang berprestasi.“Mudah-mudahan generasi muda yang sekarang ini lebih berprestasi dengan makanan yang bergizi. Sesuai dengan slogan kami makan buah dan sayur setiap hari itu sangat penting untuk tumbuh kembang generasi muda saat ini,” kata Efi kepada awak media usai acara peringatan hari gizi nasional ke-57, di salah satu hotel di Kota Serang, Selasa (7/2/2017).Ia menjelaskan akan adanya penyuluhan untuk kader-kader posyandu yang ada di Kota Serang, supaya menerapkan pemberian asupan makanan yang baik kepada calon penerus bangsa.“Kami akan adakan penyuluhan untuk kader-kader posyandu supaya mengarahkan masyarakat untuk makan-makanan seperti sayuran dan buah-buahan setiap harinya,” lujar Efi.Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan, Toyalis mengungkapkan, bahwa kegiatan ini untuk terus meningkatkan kesehatan masyarakat Kota Serang.“Kegiatan ini bertujuan untuk terus menjaga kesehatan masyarakat, dimana yang intinya menjaga kesehatan anak 1000 hari kedepan agar si anak terjaga kesehatannya dari gangguan penyakit,” katanyaToyalis menambahkan di Kota Serang sendiri masih banyak yang mengalami gizi buruk setiap tahunnya, berarti masyarakat masih belum paham terhadap gizi buruk itu sendiri.“Ini bukan tanggung jawab kami (Dinkes-red), namun masyarakatnya sendiri harus aktif, setiap tahun bertambah penderita gizi buruk, untuk tahun 2016 penderita gizi buruk 86 orang,” tuturnya.Penderita yang paling banyak gizi buruk, kata Toyalis, yakni di Kecamatan Kasemen dan Kecamatan Serang.“Penderita gizi buruk yang paling banyak di Kecamatan Kasemen dan Kecamatan Serang, makannya dari itu kami adakan sosialisasi kepada kader-kader untuk menjaga dan menyarankan kepada masyarakat supaya mengkonsumsi makanan seperti sayuran dan buah-buahan,” pungkasnya.Toyalis berharap kepada masyarakat untuk menjaga martabat kesehatannya agar penerus bangsa bisa berprestasi, sehat dan berkembang. (
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update