< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Produksi Padi Gapoktan Barokah 7 Ton Per Hektar

Senin, 27 Februari 2017 | Senin, Februari 27, 2017 WIB | Last Updated 2017-02-27T06:56:25Z
Muspika Pamarayan bersama Gapoktan Barokah menggelar acara foto bersama usai panen raya, Kamis (23/2).
PAMARAYAN - Unsur Muspika Pamarayan bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Barokah menyelenggarakan kegiatan panen raya tahun 2017 di Kampung Parumpung, Desa Pamarayan, Kecamatan Pamarayan.Kegiatan tersebut berjalan lancar berkat semangat gapoktan, koordinator penyuluh, UPTD Pertanian dan unsur Muspika Pamarayan yang bersedia iuran demi suksesnya acara.Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Pamarayan Aca mengatakan, panen raya padi di Desa Pamarayan merupakan yang kedelapan kalinya untuk tingkat kecamatan. "Tapi kalau untuk tingkat Desa Pamarayan termasuk panen perdana. Hasil produksinya lumayan bagus rata-rata capaiannya diatas 7-8 ton persatu hektar,” katanya, usai mengikuti acara panen raya di Kampung Parumpung, Kamis (23/2).Menurut Aca, sawah siap panen di Desa Pamarayan kurang lebih seluas 250 hektar dengan indeks pertanaman (IP) padi sebanyak dua kali dalam setahun dan ada juga yang IP padi tiga kali dalam setahun.  “Itu juga bisa dilakukan hanya pada lahan sawah yang teraliri air irigasi dan dekat dengan sumber mata air. Selanjutnya mudah-mudahan terealisasi kalau gak tanam perdana padi atau panen jagung di Desa Pudar,” katanya.Danramil Pamarayan Kapten Inf Subarmo menuturkan, ia tidak begitu mengetahui ilmu pertanian, namun memiliki semangat untuk memajukan pertanian. "Tidak hanya turun ke ladang tetapi turut menampung keluhan petani, yang kesulitan dapat pupuk,  hasil produksi kurang bagus, langsung kita rapatkan barisan bersama-sama memecahkan permasalahannya maka dari itu kepada penyuluh, kepala UPTD dan pejabat terkait jangan kaget begitu petani menghadapi masalah kami langsung telepon,” katanya.Camat Pamarayan Supriyanto mengaku senang dengan hasil panen tersebut. ”Saya kemarin sudah keliling pelosok desa dan melihat tanaman padi bagus. Jika ingin lebih bagus lagi hasil produksinya maka proses pemupukannya harus dilakukan secara berimbang,” katanya.Supriyanto menjelaskan, pemupukan yang berimbang ialah ketika hasil produksi panen padi seberat delapan ton berarti berat jeraminya kurang lebih sama delapan ton.“Kalau di Jawa di kampung halaman saya, jerami sebanyak itu tidak dibuang, dibakar tetapi dijadikan pakan kerbau dan sapi. Terus kotorannya diolah untuk ditaburkan di sawah, jadi jika hasil panen ingin bagus harus seimbang antara pemberian pupuk kimia dan organik jangan sampai semuanya pupuk kimia misal pakai pupuk urea jika terlalu banyak bikin tanah menjadi keras sehingga tingkat keseburannya menjadi berkurang,” katanya
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update