< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Anggaran Tunjangan Terancam Jadi Silpa, Jumlah Honorer K2 Menyusut

Kamis, 02 Maret 2017 | Kamis, Maret 02, 2017 WIB | Last Updated 2017-03-02T12:26:29Z
 
SERANG, (KB).-Anggaran untuk tunjangan honorer kategori dua (K2) pada 2017 dialokasikan Rp 8,5 miliar. Anggaran tersebut dengan estimasi jumlah honorer K2 mencapai 1.100 orang. Namun, berdasarkan verifikasi pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, jumlah honorer K2 berkurang atau menyusut menjadi 947 orang.  Sekretaris Disdikbud Kabupaten Serang, Sarjudin kepada awak media, Rabu (1/3/2017) menuturkan, jumlah tenaga honorer K2 sebanyak 947 tersebut, terdiri dari 724 pegawai SD, 123 SMP, dan 100 berprofesi sebagai guru. "Kami sudah memverifikasi ulang dan saat ini jumlahnya tidak lebih dari 1.000 tenaga honorer," katanya. Ia menegaskan, mekanisme pencairan gaji tenaga honorer K2 dilakukan pada bulan ini (Maret), dengan cara transfer pada masing-masing rekening penerima gaji. Pencairan pun untuk tiga bulan sekaligus. "Tinggal menunggu SK Bupati (Ratu Tatu Chasanah), kalau sudah ada SK-nya, baru bisa kami cairkan, 3 bulan sekaligus," ujarnya.Meski belum dicairkan, ia berharap, ratusan pegawai honorer K2 yang jumlahnya sudah disebutkan tersebut, tetap menjalankan tugas dengan baik dan meminta untuk sabar dalam menunggu pencairan gaji yang sudah dipastikan bulan ini. "Jangan sampai juga belum gajihan kinerja malah turun, harus lebih baik dan gaji akan cepat dicairkan tiga bulan, Januari sampai Maret," ucapnya. Disinggung mengenai adanya permintaan dewan yang meminta penjelasan jumlah tenaga kerja honorer K 2 yang sudah diverifikasi ulang, ia siap memberikan penjelasan kepada wakil rakyat tersebut. "Kalau memang harus ada yang perlu dijelaskan atau diverifikasi berdasarkan data yang ada, kami siap untuk menyampaikan kepada anggota dewan," tuturnya.
Terancam silpa
Terpisah, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi PKS, M Dana menuntut sebelum pencairan dilakukan, jumlah honorer K2 diklarifikasi terlebih dahulu, karena anggaran yang sudah tertulis cukup besar, kalau jumlahnya tidak sesuai, maka akan masuk menjadi sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa). Mau jumlahnya berkurang, mau bertambah yang jelas kami meminta Disdikbud Kabupaten Serang menjelaskan soal jumlah honorer K2, sehingga datanya akurat. Kalau soal jumlah bekurang, kemudian anggaran besar, maka akan menjadi silpa, dan balik lagi ke kas negara," katanya. Anggaran untuk honor K2, uajr dia, sudah ditetapkan pada APBD dan pemkab benar-benar konsisten. Sebelum dicairkan, ujar dia, sebaiknya juga dilakukan verifikasi ulang agar tidak ada data yang simpang siur, karena dahulu sekitar seribuan, sekarang ratusan dan data itu harus benar-benar valid."Pada penetapan APBD 2017, tidak mengubah kebijakan anggaran, bahkan Pemkab Serang benar-benar konsisten dalam memberikan insentif kepada K2. Dengan nominal seperti itu, saya berharap, para K2 tidak melihat besaran, tapi pengakuan dari pemerintah yang artinya pemberian honor merupakan kewajiban pemkab untuk menyejahterakan K2. Kalau melihat insentif dulu, yang hanya sebesar Rp 150.000-300.000 memang sangat miris, namun sekarang naik menjadi Rp 700.000 per orang. Naiknya besaran itu adalah berkat perjuangan rekan-rekan K2 yang terus tiada henti melakukan audiensi dengan anggota dewan, bukan dari siapa-siapa dan ini adalah berkat hubungan dan komunikasi yang baik," ucapnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update