< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Selamat 40 Tahun Wali Kota Tangerang Pejuang Pendidikan

Selasa, 25 April 2017 | Selasa, April 25, 2017 WIB | Last Updated 2017-04-25T11:00:16Z

Tangerang-Pada 23 April 2017, genap usia Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah 40 tahun. Dibawah kepemimpinannya, Pemerintah Kota Tangerang telah banyak menelurkan berbagai program sejak tahun 2013.  Dia dikenal sebagai wali kota muda yang  berani berjuang untuk dunia pendidikan. 
Salah satu yang masih teringat dalam ingatan, bagaimana dirinya 'melawan' Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly  yang kala itu dengan tegas meminta pembangunan gedung SDN Sukasari 4 dihentikan. Peristiwa tersebut merupakan rentetan seusai Arief melakukan pembenahan dibantaran rel Tanah Tinggi.  
Namun, Arief mendapat dukungan dari para guru, siswa dan orangtua siswa. Arief mengatakan, yang dia bangun bukan untuk kepentingan swasta, tetapi untuk kemajuan pendidikan di Kota Tangerang.  Akhirnya, Yasonna pun 'tunduk' dan memberikan izin kepada dia untuk melanjutkan pembangunan SDN Sukasari 4.
Selain itu, Arief juga dikenal dengan upayanya  mewujudkan kota yang layak huni, layak investasi, layak dikunjungi dan kota yang menggunakan teknologi informasi berbasis elektronik.
Secara umum dideskripsikan dalam konsep Tangerang LIVE  atau Liveable, Investable, Visitable dan E-City.

Guna mewujudkan konsep Tangerang LIVE itu, salah satu fokus wali kota muda ini adalah meningkatkan pendidikan masyarakat melalui program Tangerang Cerdas yang diterapkan sejak tahun 2014 lalu.
Penerapan program  ini yakni Pemkot Tangerang memberikan bantuan kepada 45.000 pelajar kurang mampu, baik  dari tingkat SD hingga SMA/SMK berupa pembayaran SPP dan keperluan lainnya meliputi sepatu, seragam sekolah, tas sekolah dan penunjang proses belajar mengajar. Untuk menjalankan program Tangerang Cerdas, Pemkot Tangerang telah mengalokasikan APBD sebesar Rp80 Miliar.Dengan begitu, maka seluruh anak - anak di Kota Tangerang telah terjamin dan bisa bersekolah tanpa adanya masalah biaya sebab telah ditanggung oleh Pemkot," kata Arief.
Selanjutnya di tahun 2017, Arief kembali meluncurkan program pendidikan, yakni menggratiskan biaya sekolah untuk SD dan SMP. Tak hanya sekolah negeri, biaya pendidikan juga diberikan kepada sekolah swasta.
“Penggratisan biaya operasional sekolah tersebut dimaksudkan untuk membuka aksesibilitas para generasi muda di Kota Tangerang terhadap pendidikan yang menjadi modal pembangunan di Kota Tangerang,” kata Arief.
Anggaran untuk urusan pendidikan di tahun 2017 sekitar Rp1,1 Triliun. Termasuk didalamnya, Rp105,3 Miliar untuk membiayai operasional 399 SD Negeri, 135 SD Swasta, dan 1 MI Negeri. Lalu, Rp66,03 Miliar untuk membiayai operasional 24 SMP Negeri, 164 SMP Swasta dan 3 MTs Negeri.

Selain itu, Pemkot Tangerang juga telah melaksanakan program Satgas Wajib Belajar 12 Tahun yang bertugas untuk meminimalisir jumlah putus sekolah anak-anak di Kota Tangerang.

Satgas ini akan bertugas mendata seluruh anak yang tidak bisa melanjutkan jenjang pendidikan agar bisa kembali mengenyam pendidikan.
Dari data yang dihimpun satgas nantinya, anak-anak putus sekolah ini akan disekolahkan secara gratis.

Semangat Pak Wali, majulah terus dunia pendidikan di Kota Tangerang!
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update