SERANG – Akses jalan di
kampung Larangan, Desa Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang
rusak parah. Kerusakan jalan sudah berlangsung sejak lama, dan tak
kunjung diperbaiki oleh Pemkab Serang.
“Capek kalau lewat jalan sini, aspalnya
saja sudah nyaris tidak terlihat lagi, sudah jadi tanah bercampur lumpur
sisa hujan,” ujar Saptadi (42), salah seorang pengendara kepada
BantenNews.co.id, Minggu (14/5/2017).
Warga yang tinggal di Komplek Perumahan
Griya Serdang Indah (GSI) ini menuturkan, kerusakan jalan itu bahkan
sempat menjadi pembahasan warga di lingkungan pemukimannya. Mengingat
akses jalan penghubung itu selama ini kerap digunakan warga sebagai
jalur alternatif menuju Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon.
“Biasanya warga juga lewat jalan di Cigodag
kalau mau ke JLS, tapi kan jalan itu sering ditutup warga kalau lagi
ada hajatan. Sedangkan kalau harus lewat jalan raya Serdang, akan lebih
jauh lagi, karena kita harus putar haluan. Belum lagi sering ada
kemacetan,” katanya.
Pada bagian lain, Jamal, warga lainnya
mengaku menyesalkan kondisi jalan yang menurutnya tidak ada perhatian
sama sekali dari Pemkab Serang. Kerusakan itu menurutnya juga turut
dipicu oleh banyaknya kendaraan besar yang biasa melintas.
“Seingat saya, jalan ini terakhir
diperbaiki dua atau tiga tahun yang lalu. Apa Dinas PU Serang itu ngga
pernah dapat laporan, atau survei lokasi ini. Anehnya lagi, jalan ini
juga penghubung warga Harjatani yang di PCI kalau mau ke kantor
kelurahan. Kok dibiarkan (rusak)?. Atau jangan-jangan memang tidak
pernah ada laporan dari orang kelurahannya,” katanya.

.gif)