Serang-:Kemunculan asap di halaman rumah menggegerkan warga warga di Kampung
Long Jaha, Desa Panggung Jati, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Sabtu
(13/5). Ketika digali, lubang berasap tersebut mengeluarkan air panas
sehingga manarik perhatian warga di lokasi keluarnya air panas ini.
Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan petugas Polsek Taktakan
mengamankan lokasi.
Diperoleh keterangan, peristiwa tanah berasap ini pertama kali
diketahui oleh Pardi, pemilik tanah sekitar pukul 09.00 WIB. Pada saat
itu Pardi sedang berjalan-jalan disekitar samping rumah, ia mendapati
kepulan asap. Semula Pardi mengira asap tersebut berasal dari bakaran
sampah. Namun dia tidak percaya jika ada bakaran sampah didekat dinding
rumah.
"NGa percaya aja, masa bakar sampah didekat tembok rumah, bisa kebakaran nanti," kata Pardi.
Karena penasaran, iapun mulai memeriksa dan ternyata asap tersebut
berasal dari dalam tanah. Takut jika terdapat gas beracun, penemuan
itupun kemudian dilaporkan kepada Abdullah, Ketua RT setempat. Karena
khawatir terjadi sesuatu, penemuan itupun kemudian dilaporkan ke
Mapolsek Taktakan.
Mendapat laporan, petugas Polsek Taktakan segera mendatangi lokasi.
Setelah dirasa tidak mengandung gas beracun, warga mencoba menggali.
Pada kedalamam 30 centimeter, lubang tersebut kemudian mengeluarkan air
panas. Wargapun penasaran dan memasukan telur mentah. Setelah beberapa
menit direndam, telur menjadi matang seperti direbus.
Kapolsek Taktakan AKP Nasir Embing mengatakan untuk menghindari
kemungkinan yang tidak diinginkan, pihaknya telah mengamankan lokasi
dengan cara memagar sumber air panas tersebut. Pengamanan lokasi, kata
Kapolsek, untuk menghindari masyarakat mendekat. Kapolsek pun mengaku
telah melaporkan kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Mapolres Serang
Kota.
"Sudah kita laporkan, nanti Polres Serang Kota yang akan berkordinasi
dengan instansi terkait yang berwenang menangani kejadian itu," ungkap
AKP Nasir Embing dikonfirmasi wartawan, melalui telepon.

.gif)