SERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim mengajak mantan Gubenur Banten
Rano Karno untuk melupakan persoalan yang terjadi selama proses Pilgub
Banten 2017. Wahidin dan Rano yang bertarung pada pilkada lalu itu
ingin pembangunan di Banten terus berlanjut.
“Kemarin kita beda, hari ini kita sama. Kemarin ada kerikil-kerikil
kecil yang mengganggu komunikasi kita. Kita tinggalkan hiruk pikuk
perbebdaan pendapat yang mengisi ruang waktu selama enam bulan yang
lalu,” ujar Gubernur di depan ratusan tamu saat sambutan serah terima
jabatan gubernur di pendopo, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (15/5).
Mantan Walikota Tangerang ini mengaku mempunyai ikatan baik dengan
Rano Karno sejak sebelum pemeran pemeran si Doel Anak Sekolahan itu
menjadi gubernur Banten. Menurutnya, hingga saat ini hubungan itu
masih terjaga.
Gubernur mengajak Rano Karno untuk bersama-sama membangun Banten.
Banten dikaruniai dengan potensi yang sangat besar. Bukan hanya kekayaan
alamnya, juga nilai sosial, budaya, dan sejarah yang luar biasa.
Pada kesempatan itu, Rano Karno menitipkan pembangunan yang sudah
dilakukan sejak dirinya memimpin Banten. Rano optimis Wahidin Halim (WH)
bersama wakilnya, Andika Hazrumy, bisa melanjutkan
pembangunan-pembangunan tersebut. “Komunikasi dengan kabupaten kota
perlu ditingkatkan. Itu penting untuk lancarnya proses pembangunan,”
ujar Rano.
Rano pun berpesan agar WH dan Andika fokus mengawal 12 proyek
nasional di Provinsi Banten. Proyek tersebut akan memberikan dampak
yang signifikan untuk pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan di
Banten.

.gif)