Rakor
juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Andika Hazrumy, Sekda Banten Ranta
Soeharta, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah, Wakapolda Banten Kombes
Ana Suhanan, Unsur Forkompida Banten, sejumlah kepala daerah, Kepala OPD
dilingkungan Pemprov Banten dan instansi terkait.
Agenda
utama pada rakor ini adalah membahas berbagai persiapan segala sektor
yang ada di Provinsi Banten, mulai dari persiapan ketersediaan dan
kebutuhan bahan makanan pokok (sembako) menjelang idul fitri, persiapan
jalan jalur mudik, ketersediaan dan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM),
pencegahan tindak kriminal atau kemanan masyarakat, persiapan
ketersediaan dan kesiapan transportasi darat, laut, dan udara.
Dalam
rakor tersebut Gubernur meminta kepada semua pihak para pemangku
kepentingan agar dapat mengoptimalkan kesiapannya dalam menghadapi Hari
Raya Idul Fitri serta bisa melayani masyarakat dengan baik
“Ini merupakan tanggung jawab kita semua, kesiapannya juga melibatkan pusat dan daerah,” kata Wahidin.
Gubernur juga menjelaskan, terkait jalur mudik yang masih rusak yang masuk kewenangan provinsi akan segera diperbaiki.
“Saya
juga sudah melaporkan ke Presiden terkait jalan nasional yang masih
rusak untuk segera diperbaiki, karena dibanten masih ada jalan yang
rusak,” ujarnya.
Gubernur
Wahidin juga meminta bantuan Bupati/Walikota, untuk memberikan
pelayanan maksimal kepada masyarakat di daerahnya masing-masing.
Menurutnya, ini menjadi bagian dari konsep pemerintahan dimana negara
hadir di tengah-tengah masyarakat, salah satunya melalui pelayanan
masyarakat.
Sementara itu Wakapolda Banten Kombes Pol Aan Suhananmengatakan,
pihaknya sudah melakukan rapat kordinasi tahap awal dengan pihak
terkait seperti Pemda, ASDP Merak, PT Marga Mandala Sakti selaku
pengelola jalan tol Tangerang Merak serta Dinas terkait. Rapat tersebut
membahas persiapan pelayanan arus mudik di Banten terutama yang menjadi
perhatian khusus di Pelabuhan Merak.
Pihaknya juga mengaku akan mengantisipasi kerawanan-kerawanan saat arus mudik dan idul fitri nanti.
“Selain
kasus kecelakaan lalu lintas, kasus lainnya yang menonjol yaitu masih
maraknya pencurian malam hari, pendurian rumah kosong, pembiusan atau
hipnotis. Ini harus kita antisipasi bersama,” ungkapnya.
Ketua
DPRD Banten Asep Rahmatullah berharap, kondusifitas wilayah banten saat
ramadhan ini hingga idul fitri nanti tetap kondusif.
“Mudah-mudahan suasana aman ini tetap terjaga,” singkatnya.(HMS)

.gif)