< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Mahasiswa Serang Tolak “Full Day School”

Jumat, 16 Juni 2017 | Jumat, Juni 16, 2017 WIB | Last Updated 2017-06-16T11:31:25Z

Serang-Puluhan mahasiswa yang tergabung dari organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Serang, Pengurus Pusat (PP) Himpunan Mahasiswa Serang (Hamas) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menolak keras kebijakan menteri pendidikan dan kebudayaan tentang Full Day School.
“Beberapa pekan ini rakyat Indonesia dibuat resah dengan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhajir Efendi yang akan memberlakukan Full Day School (FDS) atau sistem pembelajaran seharian di semua tingkat sekolah di Indonesia. Hal itu dinilai akan mengakibatkan banyaknya lembaga pendidikan non formal gulung tikar. Dan salah satu yang resah adalah pendidik atau guru honorer. Menurut kami hal ini akan menguntungkan sebeleh pihak saja karena tidak mempertimbangkan nasib guru terutama guru agama madrasah diniyah awaliyah,” kata Jaenal Alimin sebagai Kordinator lapangan (Korlap) Aksi, di depan kampus UIN SMH Banten, Jumat (16/6/2017)
Selama ini, kata dia, sistem pendidikan di Indonesia umumnya pagi hari sampai siang hari belajar di sekolah. Sedangkan siang hari sampai sore hari belajar di lembaga pendidikan agama, atau madrasah
“Sistem tersebut dirasa sangat mampu menumbuhkan karakter siswa terutama menyoal pendidikan agama, yang benar-benar terbukti berhasil di transformasikan pada diri siswa. Bayangkan jika program FDS benar di berlakukan akan banyak lembaga pendidikan agama yang tidak lagi diperlukan sehingga secara otomatis akan tutup dengan sendirinya,” ujar Jaenal dalam orasinya.
“Hapuskan komersialisasi pendidikan, tolak penghapusan mata pelajaran pendidikan agama di sekolah, dan menuntut presiden untuk mengevaluasi Permendikbud nomor 23 tahun 2017,” imbuhnya. (
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update