![]() |
PANDEGLANG – Saking bayaknya wisatawan ke Carita dan Anyer, sampai
Kamis (29/6) dini hari ini arus kendaraan di Jalan Raya
Labuan-Pandeglang masih padat.
Seperti terpantau pada Kamis ini pukul 00.30 di Kampung Cokrom, Desa
Curugbarang, Kecamatan Cimanuk, Pandeglang, arus kendaraan bergerak
merayap. Kecepatan kendaraan diperkirakan 20-30 km per jam.
Para wisatawan di dalam kendaraan terlihat kelelahan. Waktu tempuh ke
tempat tujuan wisata dan kembali ke rumah memakan waktu hingga dua kali
lipat perjalanan pada waktu normal.
“Sangat melelahkan. Dari Pandeglang ke Anyer sampai lima jam lebih.
Dari Anyer mau pulang, ke luar hotel jalanan sudah macet. Kendaraan
sulit bergerak ,” ujar Nona, warga Bekasi.
Hal serupa dikatakan Roy. Warga Cikarang ini menyarankan kepada
pemerintah, terutama Pemkab Pandeglang untuk mengatasi atau
menyelesaikan penyebab kemacetan. “Dari tahun ke tahun tidak ada
perubahan. Wisatawan semakin bertambah, macet semakin parah,” ungkapnya.
Untuk jangka panjang, ia menyarankan agar pertigaan atau simpang
Mengger yang jalannya menikung diperluas atau dibuat bundaran sehingga
laju kendaraan dari tiga arah, baik dari arah Pandeglang, Labuan, dan
Mandalawangi, tetap lancar.
Seperti diberitakan sebelumnya, arus lalu lintas kendaraan di Jalan
Raya Labuan – Pandeglang, mulai dari Saketi hingga Cipacung, Kabupaten
Pandeglang, terpantau dalam kondisi padat. Dari pukul 18.00 hingga
21.00, kendaraan mengular di jalan tersebut, yang panjangnya
diperkirakan mencapai 10 kilometer.
Kendaraan mulai tersendat dari Saketi karena di daerah ini ada
pertemuan dua arus kendaraan yaitu dari arah Labuan dan dari Malingping.
Laju kendaraan tersendat sendat mulai dari Saketi hingga Cipacung
karena di jalur tersebut terdapat persimpangan jalan yang ramai. Seperti
Cikadueun, Batubantar, dan Mengger.
Di perempatan Pasar Batubantar, meski sudah diberi pembatas di tengah
jalan dan ada pengamanan oleh petugas, arus lalu lintas masih tetap
tersendat apabila ada kendaraan yang putar arah. Misalnya kendaraan dari
arah Cimanuk menuju Kadukacang.
Kondisi serupa seperti terjadi di daerah Mengger hingga Cipacung
sekira 3 kilometer. Di sini ada kendaraan yang masuk dari arah
Mandalawangi yaitu kendaraan dari arah Carita yang menggunakan jalan
alternatif Caringin-Mandalawangi-Mengger. Di Mengger, petugas kepolisian
dengan sigap mengatur kendaraan.
Seperti tahun yang lalu, biasanya kepadatan kendaraan berlangaung hingga pulul 23.00 WIB, bahkan lebih.
Sementara arus kendaraan dari arah Pandeglang menuju Labuan sejak sore hingga malam ini terpantau ramai lancar.
Begitu pula dari arah Serang menuju Pandeglang, kondisi kendaraan
ramai lancar. Kecuali arah sebaliknya dari Pandeglang ke Serang.
Kendaraan sangat padat sejak sore. Seperti yang terpantau mulai dari
Cigadung, Pandeglang hingga Palima, Kota Serang.

.gif)