< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

2017, Pemkot Tangerang Tidak Lagi Menyalurkan Raskin

Senin, 17 Juli 2017 | Senin, Juli 17, 2017 WIB | Last Updated 2017-07-17T15:56:22Z
 
Tangerang-Pemerintah Kota Tangerang tidak lagi menerima beras untuk rakyat miskin (Raskin) dari Bulog tahun 2017. Namun, Pemkot mengantinya dengan bantuan pangan non-tunai (BPNT).
Pramono, Kepala Bulog Subdivre Tangerang mengatakan, sejak tahun 2017, Pemkot tidak seperti daerah lain, tidak lagi menerima bantuan raskin untuk masyarakat miskin daerahnya.
"Pemkot Tangerang tahun ini sudah mulai menerapkan bantuan pangan non-tunai dari Kementrian sosial untuk masyarakat miskin di daerahnya," katanya, Senin (17/7/2017).
Pramono menambahkan, sistem yang dipakai dalam penyaluran BPNT ini menggunakan kartu yang memiliki multi fungsi, yaitu sebagai e-wallet yang dapat menyimpan data penyaluran bantuan pangan serta berfungsi sebagai kartu tabungan.
Dengan sistem ini, bantuan pangan non tunai akan langsung disalurkan ke rekening penerima manfaat, dalam hal ini e-wallet dan hanya dapat digunakan untuk membeli barang sesuai program yang ditetapkan pemerintah.
“Program ini merupakan kerjasama antara BNI dan Kemensos. Bantuannya berupa beras dan gula, itu pun baru berjalan 2 bulan di Kota Tangerang," pungkasnya.
Untuk diketahui, dalam sistem penyaluran ini, dibangun pula sistem monitoring berupa Dashboard yang bersifat online untuk pemantauan, penyaluran dan penyerapan bantuan sosial serta rekonsiliasinya.
Sistem ini dapat diakses untuk kepentingan secara nasional sampai dengan desa. Untuk pengembangan ke depan, metode ini juga dapat diterapkan untuk penyaluran Bantuan Sosial atau Subsidi lainnya seperti pupuk dan elpiji, sehingga dapat mendukung program pemerintah untuk bantuan sosial dan subsidi.
Penerima BPNT dapat mendatangi Agen 46 BNI atau Agen-agen Branchless Banking lain dari Bank Himbara untuk memanfaatkan bantuan pangan tersebut. Kekhususan BPNT adalah pada penyalurannya yang hanya bisa dicairkan dalam bentuk komoditas pangan.
Pada Penyaluran BPNT perdana, BPNT hanya dapat dicairkan menjadi beras bersubsidi sebanyak 10 Kg dan gula sebanyak 2 Kg atau senilai Rp 110.000 per penerima. Bantuan tersebut tidak dapat dicairkan dalam bentuk uang.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update