< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Terancam Tergusur Tol Serang-Panimbang, Disdikbud Diminta Perjelas Relokasi 5 SD Negeri

Minggu, 23 Juli 2017 | Minggu, Juli 23, 2017 WIB | Last Updated 2017-07-23T07:20:26Z

SERANG, (KB).- Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Gerindra, M Novi meminta pihak Disdikbud Kabupaten Serang segera melakukan koordinasi dengan pihak Kemendikbud dan memperjelas status ke lima SD di Kabupaten Serang yang terancam tergusur, karena masuk lintasan proyek jalan Tol Serang-Panimbang. “Itu kan (pembangunan Tol Serang-Panimbang) proyek nasional, jadi segera dikomunikasikan dengan Kemendikbud, jangan hanya menunggu, harus proaktif. Jangan sampai kejadian nanti bakalan gaduh,” katanya.
Diketahui, lima sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Serang, yakni SDN Cilebu, SDN Cipete yang berada di wilayah Kecamatan Kragilan, SDN Inpres Cikeusal, SDN Seba, serta SDN Cilayangguha di Kecamatan Cikeusal diprediksi akan tergusur pembangunan Tol Serang-Panimbang. Patok rencana pembangunan juga sudah terpasang dekat dengan kelima sekolah tersebut. Salah satu yang harus diupayakan pihak Disdikbud Kabupaten Serang, ujar dia, adalah menghubungi pihak-pihak yang akan membangun Tol Serang-Panimbang untuk merelokasi kelima sekolah yang terancam tergusur, sebelum pembangunan Tol Serang-Panimbang direalisasikan. “Sebelum ada penggusuran, bangunan pengganti sekolah harus sudah jadi. Jangan sampai menghambat kegiatan belajar mengajar,” ucapnya.
Kepala Bidang SD pada Disdikbud Kabupaten Serang, Aber Nurhadi kepada awak media, Kamis (20/7/2017) menuturkan, patok Tol Serang-Panimbang dipasang hanya berjarak semeter dari SDN Cilebu dan Cipete, 5 meter dari Impres Cikeusal, Seba, dan kurang lebih 3 meter dari Cilayangguha.
“Beberapa patok sudah ada yang terpasang di bagian belakang dan depan tepat pada pagar sekolah, mau tidak mau memang harus digusur,” tuturnya.
Menurut dia, hingga kemarin, pihak Disdikbud Kabupaten Serang belum mendapat pemberitahuan baik secara lisan maupun tulisan dari institusi yang akan membangun Tol Serang-Panimbang. “Sampai saat ini, kami belum dapat pemberitahuan secara resmi apakah digusur atau tidak dan kami juga sudah melihat langsung keberadaan patok Tol Serang-Panimbang yang dekat betul dengan sekolah,” katanya.
Menyikapi persoalan tersebut, lanjut dia, pihak Disdikbud Kabupaten Serang tidak akan membiarkan kelima sekolah tersbeut digusur tanpa ada pengganti bangunan sekolah. Mengingat rencana pembangunan Tol Serang-Panimbang merupakan proyek nasional, maka upaya komunikasi juga akan dilakukan bersama pihak Kemendikbud. “Kalau memang mau digusur, harus ada bangunan pengganti dulu, setelah itu baru boleh digusur. Minimal ada komunikasi, walaupun itu proyek nasional, karena sekolah juga merupakan salah satu kewajiban negara yang diatur dalam undang-undang,” tuturnya
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update