< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Ingin Sembuh Dari Kankernya Neneng Berharap Pemerintah Membantunya

Jumat, 04 Agustus 2017 | Jumat, Agustus 04, 2017 WIB | Last Updated 2017-08-04T11:49:22Z

Neneng yang mengalami kanker dan kedua anaknya saat ditemui di rumahnya.
Serang-Neneng Safitri (33) ibu yang memiliki dua anak ini kini butuh uluran tangan untuk mengobati kanker payudarah yang sudah parah. Saat ini Neneng yang tinggal dirumah kontrakan berukuran 3×5 meter merasakan kesakitan.
“Saat ini keadaan saya seperti ini, dari pertama adanya penyakit ini saya sudah berobat kemana aja sampai sejauh ini belum ada hasilnya,”ujar Neneng saat ditemui di Rumahnya Kampung Baru, RT 03 RW 01, Desa Kramatwatu, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Kamis (03/08/2017).
Neneng yang merasakan sakit karena kanker payudarah ini, mengalami kesulitan karena tidak memiliki BPJS dan sedangkan suaminya hanya berkerja serabut.
“Saya ingin sembuh cuma mau gimana sejauh ini saya masih tidak ada dananya, harus di operasi, BPJS sendiri saya tidak punya,” kata.
Ia melanjutkan, bahwa awalnya dirinya mengira penyakit tersebut akibat teluh. Sehingga berobat ke kyai dan orang pintar. Namun keduanya mevonis bahwa dirinya harus ke medis atau berobat ke dokter.
“Terus beli obat warung aja sekarang, kalau nyut-nyutan (nyeri) minum obat warung,”ungkapnya.
Dirinya bercerita bahwa suaminya yang buruh serabutan tersebut berpenghasilan hanya sekitar Rp 1 juta perbulannya. Sedangkan Neneng harus mengeluarkan biaya perobatan sekitar Rp. 300 ribu setiap kali menebus obat. Ditambah membayar kamar kontrakan senilai Rp. 400 setiap bulannya.
“Saya mah berkeinginan pengen sembuh, tapi siapa yang ngebantu. Saya minta bijaksana dan hati nuraninya pemerintah terhadap kita yang enggak mampu,” jelasnya.
Dirinya pun tak tega saat tidur bersama kedua putranya bernama Ardiansyah Maulana (9) dan Arpan Herdiansyah (8), khawatir keduanya merasakan penyakit kanker payudarah yang menular dirinya.
“Iya anak saya Ardiansyah Maulana hanya menginjakkan kaki hingga kelas tiga SD. Sedangkan sang adik, Arpan Herdiansyah hanya bersekolah hingga kelas dua SD, kondisi saya saat inu segala upaya udah enggak bisa gerak, nyuci, ngepel dan masak aja yang ngerjain anak-anak. Makan juga disuapin kalau lagi parah mah,” pungkasnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update