< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Akibat Proyek RS Pratama Menes, Ruas Jalan Saketi-Labuan Dipenuhi Tanah

Minggu, 19 November 2017 | Minggu, November 19, 2017 WIB | Last Updated 2017-11-19T02:39:23Z

PANDEGLANG-Ruas jalan Saketi-Menes, tepatnya di depan proyek pembangunan Rumah Sakit (Rs) Pratama Menes, Kecamatan Menes dipenuhi tanah merah. Hal itu terjadi, akibat keluar masuknya kendaraan pengangkut bahan material proyek RSPM tersebut, sehingga dapat mengganggu terhadap para pengguna jalan.
Pantauan di lokasi, sekitar kurang lebih 50 meter, ruas jalan raya Saketi-Labuan itu telah dipenuhi tanah merah, saat kemarau ruas jalan itu berdebu dan saat ada turun hujan jalan menjadi licin.
Ditemui di lokasi, salah seorang pengguna jalan, Lomri mengaku, dirinya merasa tidak nyaman saat melintas di ruas jalan tersebut. Karena tanah dari keluar masuk kendaraan proyek RSPM telah berserakan di badan jalan, sehingga jalan berdebu dan saat hujan jalan menjadi licin.
“Akibat dipenuhi tanah, saat hujan tiba jalan ini sangat licin dan bisa membahayakan,” ungkapnya, Jumat (17/11/17)
Terpisah, Sekjen Gabungan Pejuang Sukarela Banten GPS-B, Ajis mengatakan, dengan adanya tanah yang berserakan di sepanjang jalur itu, yang ditimbulkan dari keluar masuknya kendaraan peroyek, sangat menggangu terhadap para pengguna jalan. Bahkan kata dia, bisa membahayakan warga.
“Tanah merah yang berserakan di badan jalan dari proyek RSPM itu jelas mengganggu kenyamanan para pengendara,” tuturnya
Ia menilai, penanganan dampak lingkungan dari proyek RSPM tersebut sangat lemah. Karena terbukti dengan banyaknya tanah yang berserakana di sepanjang badan jalan, dari keluar masuknya kendaraan proyek tersebut. Oleh sebab itu, pihaknya meminta kepada Pemkab Pandeglang atau dinas terkait, agar melakukan teguran kepada pelaksana pembangunan RSPM supaya menangani jalan yang dipenuhi tanah merah itu.
“Apa lagi sekarang mulai musim hujan. Dengan banyaknya tanah dari proyek, jalan menjadi licin dan membahayakan pengendara, maka saya minta pihak pelaksana segera melakukan penanganan,” pintanya. (
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update