< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Otto Hasibuan mendatangi Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Rabu, 22 November 2017 | Rabu, November 22, 2017 WIB | Last Updated 2017-11-22T16:11:41Z
Jakarta-Setelah ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus e-KTP pada Jumat (10/11/2017), Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) pada Minggu (19/11/2017) malam, KPK memindahkan Setnov dari RSCM. Pemindahan tersebut untuk menahan Novanto di rutan KPK.
Diketahui, status Setnov sudah menjadi tahanan KPK. Penahanan Setnov ini dimulai sejak 17 November 2017 hingga 6 Desember 2017.
Babak episode baru dimeja hijau kasus e-KTP akan segera dimulai, namun ada hal yang menarik dari kekuatan Setnov kali ini. Pada senin (20/11/17) dini hari. Diketahui salah satu kuasa hukum Setnov dalam kasus e-KTP kali ini adalah Otto Hasibuan yang merupakan mantan pengacara Jessica Wongso, terpidana kasus pembunuhan “kopi sianida.
Pengacara Otto Hasibuan pada senin dini hari mendatangi Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan untuk menemui Setnov di rumah tahanan (rutan) KPK. Otto pun bergabung dengan pengacara Fredrich Yunadi untuk membela Setnov.
“Saya memberitahukan bahwa yang menangani perkara Pak SN (Setya Novanto) adalah antara timnya saya dan ini, abangku (Otto Hasibuan), sama-sama nanganin,” kata Fredrich di KPK, Jalan Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Dalam pertemuanya di rutan, Otto Hasibuan mengungkapkan bahwa Setnov sangat berharap dirinya dapat membantu dalam kasus korupsi e-KTP ini.
“Oleh karena itu mulai saat ini saya dengan rekan saya pak Fredrich Yunadi dan semua tim kami yang ada akan mendampingi untuk membela kepentingan hukum, bukan membela Pak Setya Novanto, ya tapi membela kepentingan hukum dari Pak Setya Novanto,” kata Otto Hasibuan.
Namun, mantan pengacara Jessica Wongso, terpidana kasus pembunuhan “kopi sianida ini, mengaku bahwa dirinya belum banyak membahas kasus tersebut, terutama dalam masalah pra peradilan.
“Ya Besok atau lusa mudah-mudahan Pak Setya Novanto sudah sehat sehingga bisa saya konfirmasi mengenai dokumen-dokumen terkait kasus yang menimpa dirinya. Tadi hanya sekedar wawancara biasa karena kondisi kesehatannya masih lemah,” tegas Otto.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update