< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

KPK Tak Pusingkan Bantahan Hakim Merry

Rabu, 05 September 2018 | Rabu, September 05, 2018 WIB | Last Updated 2018-09-05T13:03:41Z

Tersangka Hakim Adhoc Tipikor Pengadilan Negeri Medan, Merry Purba (tengah)
JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi tak memusingkan bantahan hakim Merry Purba, tersangka kasus dugaan suap pemulusan putusan perkara di Pengadilan Tipikor Medan. Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mempersilakan Merry untuk menyampaikan kepada penyidik apabila memiliki informasi tentang pelaku lainnya.
"Jika memang tersangka MP (Merry Purba) memiliki informasi tentang pelaku lain, silakan disampailan kepada penyidik," kata Febri, saat dikonfirmasi awak media, Rabu 5 September 2018.
Menurut Febri, KPK sudah sering mendengar sangkalan-sangkalan yang disampaikan tersangka korupsi, bahkan ada yang disertai sumpah dengan agama masing-masing.
"Namun, banyak juga yang mengakui perbuatannya. Yang terpenting, bagi KPK adalah tetap menangani kasus-kasus korupsi secara hati-hati dengan bukti yang kuat," ujarnya.
Sebelumnya, Merry Purba mengklaim tak mengetahui asal muasal uang yang ada di meja kerjanya, ketika KPK melakukan operasi tangkap tangan bulan lalu. Suap itu diduga diberikan oleh Tamin Sukardi, guna memuluskan putusan perkaranya di Pengadilan Tipikor Medan.Kalaupun ada keberadaan uang di meja saya, kata mereka ya, saya tak tahu, meja saya selalu terbuka, dan tidak pernah tertutup, dan saya tidak pernah menerima apapun," kata Merry di kantor KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, hari ini.
Bahkan, Merry menantang penyidik menyelidiki Closed Circuit Television (CCTV) yang ada di ruangannya untuk mengetahui siapa yang menaruh uang di meja kerjanya.
"Saya memohon kepada penyidik KPK, dengan segala kerendahan hati saya, tolong selidiki CCTV siapa yang masuk ke ruangan saya mulai dari tanggal 25 (Agustus 2018)," kata Merry.
"Karena tanggal 25 itu saya sedang kebaktian," kata Merry menambahkan.
Tak hanya minta memeriksa CCTV, Merry juga memohon penyidik menelisik sidik jari yang ada pada uang tersebut.
"Mohon supaya diambil sidik jari siapa yang menerima uang itu dan siapa yang menempatkan uang itu di meja saya. Tolong berkata jujur," tambahnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update