< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Kapolri Resmikan Balai Latihan Silat Tjimande di Kota Serang, Dorong Pelestarian Budaya Banten

Minggu, 20 September 2026 | Minggu, September 20, 2026 WIB | Last Updated 2026-09-20T02:20:34Z

 

 

KOTA SERANG, KONTAK BANTEN — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meresmikan Balai Latihan Seni Silat Pasanggrahan Tjimande Banten Indonesia (PTBI) di Kampung Cibogo, Kelurahan Nyapah, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Jumat (18/9/2026).

Peresmian balai latihan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Milad ke-3 PTBI. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi wadah untuk melestarikan dan mengembangkan seni budaya Banten, khususnya pencak silat Tjimande dan Debus.

Dalam sambutannya, Listyo Sigit menegaskan bahwa pelestarian kebudayaan Banten merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, pencak silat merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang telah diakui sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.

“Saya merasa sebagai warga Banten memiliki kewajiban untuk ikut berkontribusi membangun wilayah, termasuk membangun dan melestarikan kebudayaan Banten,” ujar Listyo Sigit.

Balai Latihan Jadi Ruang Bersama Perguruan Silat

Kapolri mengatakan, keberadaan Balai Latihan Seni Silat PTBI tidak hanya diperuntukkan bagi kegiatan latihan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bersama bagi berbagai perguruan silat untuk belajar, berdiskusi, serta menjaga keaslian seni budaya pencak silat Banten.

Ia menilai kekhasan budaya Banten harus dijaga oleh masyarakat Banten sendiri agar tidak kehilangan identitasnya di tengah perkembangan zaman.

“Siapa lagi yang akan melestarikan kalau bukan kita sendiri. Ini kekhasan yang dimiliki Banten dan harus terus dijaga,” katanya.

Listyo Sigit juga mendorong agar balai latihan maupun pusat pelestarian budaya serupa dapat dikembangkan di setiap kabupaten dan kota di Provinsi Banten.

Menurutnya, tempat pelestarian budaya tersebut dapat menjadi ruang interaksi masyarakat. Selain meningkatkan kemampuan seni bela diri, fasilitas itu dapat dimanfaatkan untuk berkumpul, berdiskusi, dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Kapolri Dorong Kerja Sama Polisi dan Jawara

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri turut menyoroti peran pendekar dan jawara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia mengatakan, nilai-nilai yang melekat pada sosok pendekar dan jawara, seperti membela kebenaran dan melindungi masyarakat yang lemah, perlu terus dipertahankan.

Listyo Sigit mengajak para pendekar dan jawara untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau Harkamtibmas di wilayah Banten.

“Kita titip untuk sama-sama menjaga Harkamtibmas, memberantas penyakit masyarakat dan menjaga wilayah Banten. Mari kita bangun kerja sama Polri dan teman-teman jawara untuk menjaga Banten dengan Sabuk Kamtibmas yang saat ini sedang kita bangun,” ungkapnya.

Kapolri juga berharap kekompakan dan solidaritas antarperguruan silat di Banten terus dipelihara. Dengan kebersamaan tersebut, seni budaya Tjimande dan Debus diharapkan tidak hanya berkembang di tingkat daerah, tetapi juga semakin dikenal di tingkat nasional hingga internasional.

Budaya Banten Berpotensi Jadi Kekuatan Ekonomi

Selain sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya, Listyo Sigit melihat seni budaya Banten memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kekuatan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, potensi tersebut dapat dikembangkan apabila seni dan budaya dikelola secara baik, berkelanjutan, serta melibatkan masyarakat.

“Mari kita bangun, kita jaga dan terus kita tingkatkan. Ini menjadi bagian dari bentuk bahwa kita memiliki kebudayaan yang luar biasa yang bisa kita jaga,” tuturnya.

Peresmian Balai Latihan Seni Silat Pasanggrahan Tjimande Banten Indonesia tersebut turut dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Pendiri PTBI Haji Tubagus Mulyana, Ketua Umum DPP TTKKBI Haji Tubagus Arif Hidayat, Wakapolda Banten Brigjen Pol Iwan Saktiadi, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, pejabat utama Mabes Polri, para ketua perguruan Tjimande, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.(TIM)

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update