< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Dana Desa Mulai Diarahkan pada Pemberdayaan Ekonomi

Senin, 03 Desember 2018 | Senin, Desember 03, 2018 WIB | Last Updated 2018-12-02T23:13:29Z


LEBAK, (KB).- Penggunaan dana desa di Kabupaten Lebak, yang pada tahun-tahun sebelumnya lebih difokuskan pada pembangunan infrastruktur desa, pada tahun 2019 mendatang akan mulai diarahkan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Lebak, Tahlidin menyatakan, pengalokasian dana desa tahun 2019 untuk 340 desa tersebar di 28 kecamatan mengalami kenaikan dari semula Rp 636 miliar menjadi Rp 800 miliar. Dengan adanya kenaikan dana desa itu, desa-desa diarahkan untuk mulai mengarahkan anggaran desa itu bagi pemberdayaan ekonomi.
”Setelah tiga tahun berkutat pada pembangunan infrastruktur, kondisi infrastruktur desa tentu sudah jauh lebih baik. Mulai tahun 2019 desa diwajibkan mengarahkan ada desa bagi pemberdayaan ekonomi desa untuk pemberdayaan ekonomi desa, dengan memaksimalkan seluruh sumber daya alam (SDA) yang melimpah menjadi sebuah ladang usaha,” kata Tahidin, Jumat (30/11/2018).
Menurut Tahlidin, potensi SDA itu di antaranya komoditas pertanian, perkebunan, perikanan, pertambangan dan pariwisata. Apalagi, saat ini pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di daerah itu tumbuh dan berkembang, sehingga perlu mendapatkan pemberdayaan ekonomi melalui dana desa.
”Para pelaku UKM itu memproduksi aneka kerajinan makanan, anyaman bambu, anyaman pandan, produksi dompet, tas, sepatu, perabotan rumah tangga hingga usaha jasa dan perdagangan. Usaha kerajinan yang berkembang di masyarakat itu bisa ditampung BUMDes setempat,” ujarnya.
Ditambahkan, berdasarkan data Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, di Kabupaten Lebak tercatat 112 desa tertinggal, 41 desa sangat tertinggal, 83 desa berkembang dan empat desa maju.
“Pemberdayaan ekonomi itu ditujukan bagi desa yang kondisi infrastrukturnya sudah bagus dan menunjang kelancaraan ekonomi,” katanya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update