INGGRIS– Masuk zona Liga Champion yang jadi target
realistis Arsenal musim ini bisa jadi sulit diwujudkan. Pasalnya hingga
laga ke-22 yang sudah dilakoni, The Gunners masih berada di peringkat
kelima dengan nilai 41 berjarak tiga poin dari Chelsea di atasnya.
Peringkat keempat memang jadi incaran empat klub elit Liga Inggris.
Dan Arsenal harus bersaing dengan Tottenham Hotspur, Chelsea, dan
Manchester United yang belakangan ini performanya semakin moncer.
Bahkan kini poin Man United sudah sama dengan Arsenal. Tentu ini akan jadi ancaman bagi Meriam London itu.
Setelah sempat menjanjikan ketika The Gunners ditukangi oleg Unai
Emery, belakangan ini performa Arsenal terus merosot. Betapa tidak, dari
enam laga yang dilakoni di Liga Primer hanya dua kali menang.
Bahkan belakangan suporter sudah tidak sabar dan sering mengencam permainan Arsenal.
Tentu beberapa pemain dianggap jadi biang keladi hasil buruk Arsenal.
Salah satunya adalah Mesut Ozil. Selain karena sering dibekap cidera,
juga karena ketidak-konsistenan Mesut Ozil.
Tidak heran jika Ozil jadi sasaran kecaman. Seperti legenda Arsenal,
Paul Mariner , menyebut pemain asal Jerman itu tidak memberi kontribusi
apapun untuk Tim Meriam London musim ini. Padahal dia termasuk pemain
yang gajinya sangat tinggi.
“Ada sesuatu yang terjadi dengan Ozil yang tidak kita ketahui. Arsenal memutuskan untuk menaruh semua telurnya dalam satu keranjang berwujud Ozil bukan? Tapi apa yang dilakukannya untuk klub [musim ini]? Benar-benar nol! Nol!
“Ada sesuatu yang terjadi dengan Ozil yang tidak kita ketahui. Arsenal memutuskan untuk menaruh semua telurnya dalam satu keranjang berwujud Ozil bukan? Tapi apa yang dilakukannya untuk klub [musim ini]? Benar-benar nol! Nol!
“Ya, Ozil adalah pemain yang fantastis, tapi dia harus segera bugar.
Dia tidak pernah fit! Ada sesuatu yang terjadi dengan bocah ini yang
tidak kita ketahui,” tandasnya kesal.
Sebetulnya tidak hanya Mariner yang kesal dengan Ozil. Manajer The
Gunners, Unai Emery, juga telah meminta manajemen klub untuk menjual “Si
Burung Hantu” yang gagal penuhi ekspektasinya.







0 comments:
Post a Comment