Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Liza
Puspadewi memberikan keterangan mengenai penyakit demam berdarah dengue
atau DBD di kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang.
|
TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan tengah
mengimplementasikan strategi untuk mengantisipasi bertambahnya penderita
penyakit demam berdarah dengue (DBD). Salah satunya adalah dengan
menggencarkan program Gebrak 4M Plus.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Liza Puspadewi menyebutkan,
selain melaporkan fenomena wabah itu ke Wali Kota Tangerang Arief R
Wismansyah untuk segera dibuatkan surat edaran mewaspadai DBD, pihaknya
juga melibatkan kader-kader (masyarakat) guna melakukan pencegahan.
"Kita juga ada yang namanya program Gebrak 4M Plus dengan melibatkan
kader. Jadi Jumantik di rumah tangga sekarang lebih diintensifkan lagi,"
jelasnya di Kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Kamis (24/1/2019).
Ia menerangkan, nyamuk berjenis Aedes Aegypti yang menular karena
membawa virus dari gigitannya hingga mengakibatkan penderitanya
mengalami pembocoran pembuluh darah ini tengah menyebar di Kota
Tangerang ketika musim pancaroba seperti sekarang ini.Yang bahaya cuacanya habis hujan terus panas. Nah kalau begitu terus
justru telurnya cepat menjadi nyamuk, jadi semakin banyak," ucapnya.
Untuk itu, ia mengimbau masyarakat perlu melakukan mencegah dengan
melakukan kegiatan 4M yaitu menguras, menutup, mengubur dan memantau.
Hal itu dilakukan demi embasmi berkembangnya jentik nyamuk. Terlebih
untuk mengantisipasi penyakit yang akan mewabah ini. Sebab 21 orang di
Kota Tangerang telah menjadi penderita DBD. Sementara 57 orang telah
menjadi penderita demam dengue.
"Perlu banget masyarakat lakukan 4M. Sebenernya kita walaupun bukan
musim DBD, pemantauan jentik tetap harus dilakukan. Tapi pada saat
pancaroba seperti ini intensitas ditingkatka," tuturnya.






0 comments:
Post a Comment