SERANG – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) memperluas ketersediaan infrastruktur jaringan gas atau jargas di Kabupaten Serang.
Pembangunan jargas itu didanai anggaran Kementerian ESDM senilai Rp124,88 miliar.
Siaran pers PGN yang diterima di Jakarta,
Sabtu, menyebutkan penambahan jargas itu menyasar pengguna rumah tangga,
sehingga diharapkan meningkatkan penggunaan energi baik yang lebih
terjamin dan murah.
Pada tahap pengoperasian nanti, PGN akan
memanfaatkan sumber gas dari kontraktor ConnocoPhilips Grissik Ltd
dengan volume 0,2 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).
Pekerjaan pembangunan jargas sudah sesuai target, yang dimulai pada Mei hingga berakhir Desember 2018.
Dalam rencana pengoperasian, jargas akan
mengaliri pelanggan sebanyak 5.043 saluran rumah atau SR di Kecamatan
Kramatwatu, Serang.
“Perluasan jargas ini adalah upaya bersama
untuk memperluas dan pemerataan pemanfaatan kekayaan alam negeri ini,”
ujar Direktur Utama PGN Gigih Prakoso dikutip dari AntaraNews.com.
Ia mengungkapkan, pemerintah dan PGN akan
terus memperluas jargas. Ke depan, lanjutnya, makin banyak skema yang
bisa digunakan untuk merealisasikan pembangunan jargas.
“Gas merupakan energi masa depan yang sangat membantu kehidupan
masyarakat. PGN mempunyai potensi besar sebagai penyangga dan pelayan
bagi masyarakat,” ungkapnya.
Menurut dia, terdapat beberapa keunggulan gas pipa PGN antara lain
berasal dari kekayaan gas bumi di dalam negeri, sehingga tak membebani
neraca perdagangan.
Gas pipa juga merupakan jenis metana berbobot jenis ringan, sehingga cepat atau gampang menguap dan minim risiko kebakaran.
Sementara, elpiji berjenis propana yang mempunyai bobot massa lebih berat dan lebih mudah tersulut.
“Keunggulan-keunggulan tersebut akan lebih memudahkan masyarakat
mengakses energi yang lebih ramah lingkungan, selain juga penggunaan gas
ini membantu kemandirian energi nasional,” kata Gigih.







0 comments:
Post a Comment