RANGKASBITUNG – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya meminta agar pemilu
serentak di Indonesia dikaji ulang karena menyisakan permasalah, salah
satunya banyaknya penyelenggara pemilu yang sakit dan bahkan meninggal
dunia.
“Ya, kami pemerintah daerah merekomendasikan kepada KPU Lebak untuk
menyampaikan kepada pemerintah pusat dan KPU RI untuk mengkaji kembali
terkait pemilu serentak di Indonesia,” kata Iti usai menghadiri
silaturahmi komponen masyarakat Lebak pasca-pemilu 2019, di Makodim
0603 Lebak, Jumat (26/4).
Acara dihadiri Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, Kapolres Lebak AKBP
Dani Arianto, Dandim 0603 Lebak Letkol Kav Yudha Setiawan, Kasi
Intelijen Kajari Lebak Lukman Harun Biya, dan sejumlah tokoh
masyarakat.
Ketua Partai Demokrat Banten mengungkapkan, dalam pesta demokrasi
lima tahunan memilih pemimpin dan wakil rakyat di Indonesia banyak
petugas sakit dan meninggal lantaran kelelahan, mulai dari anggota KPPS,
PPK, Panwascam, sampai Linmas.
“Karena itu, pemilu serentak ini harus dievaluasi, sehingga
pelaksanaan pemilu ke depan berjalan lancar tanpa adanya korban
meninggal dunia,” kata mantan anggota DPR RI ini.







0 comments:
Post a Comment