SPANYOL– Gol Lionel Messi ke gawang Levante membawa
Barcelona juara Liga Spanyol musim ini. Pada laga yang dihelat di Camp
Nou, Minggu (28/4/2019) dinihari WIB Messi mencetak gol satu-satunya
menit ke-62.
Meski hanya menang tipis 1-0 namun sudah mampu membawa Barca menjadi
juara dan ini adalah ke-26 kali Tim Catalan itu memiliki trofi La Liga.
Memang masih ada tiga laga sisa yang dilakoni Barcelona dan Atletico
Madrid. Namun meskipun Barca kalah di tiga sisa pertandingan, dan jika
Atletico menang terus tidak lagi mampu menjadi juara.
Hingga laga ke-35 yang dilakoni, Barca sudah mengantongi 83 poin berselisih sembilan angka dari Atletico Madrid di bawahnya.
Hingga laga ke-35 yang dilakoni, Barca sudah mengantongi 83 poin berselisih sembilan angka dari Atletico Madrid di bawahnya.
Seandainya di tiga sisa laga Atletico menang terus makan jumlah poin
mereka sama dengan Barcelona 83. Seandainya Barca kalah terus maka
nilainya tetap 83. Meski poin kedua tim sama-sama 83 namun Barca yang
berhak jadi juara. Sebab Barca menang head to head.
Sedangkan bagi Levante kekalahan ini membuat nasib mereka belum
menentu karena masih bisa tergusur ke zona degradasi. Hingga laga ke-35
yang sudah di lakoni mereka berada di peringkat ke-15 dan hanya berjarak
tiga poin dari Girona di peringkat ke-18 batas zona degradasi.
Menghadapi Levante, Messi yang jadi penentu kemenangan, bermain
setelah babak kedua. Rupanya pelatih Barca, Ernesto Valverde harus
menurunkan pemain andalannya itu agar bisa mencetak gol dan juara
sehingga fokus menghadapi Liverpool di semifinal Liga Champions.
Memang sepanjang babak pertama, Barca menguasai penuh pertandingan.
Banyak peluang yang tercipta namun selalu gagal jadi gol karena
penyelesaian akhir yang buruk dan juga ketatnya pertahanan Levante.
Sepanjang 45 menit pertama Levante sama sekali belum pernah melepaskan
tembakan ke gawang lawan.
Masuknya Messi menggantikan Philppe Coutinho langsung membawa perubahan. Menit ke-55 harusnya Barca sudah unggul ketika Ivan Rakitic tinggal berhadapan dengan kiper Levanye namun sepakannya masih gagal menjadi gol.
Masuknya Messi menggantikan Philppe Coutinho langsung membawa perubahan. Menit ke-55 harusnya Barca sudah unggul ketika Ivan Rakitic tinggal berhadapan dengan kiper Levanye namun sepakannya masih gagal menjadi gol.
Akhirnya Messi tampi jadi pembeda menit ke-62. Usai menerima umpan
pendek dari Arturo Vidal, Messi mengontrol bola sejenak kemudian
melepaskan tembakan keras yang tidak bisa dijangkau kiper.
Setelah tertinggal justru membuat Levante bangkit dan berani keluar
dari tekanan Barca. Bahkan beberapa kali Levante mampu mengancam gawang
Ter Stegen.
Seperti pada menit ke-67, Moralles sudah berhadapn langsung dengan Ter Stegeng. Sayang, peluang emas satu itu masih gagal karena tembakannya melambung.
Seperti pada menit ke-67, Moralles sudah berhadapn langsung dengan Ter Stegeng. Sayang, peluang emas satu itu masih gagal karena tembakannya melambung.
Laga kedua tim justru semakin menarik dan Barca juga beberapa kali
mengancam pertahanan Levante.Sayang Dembele dan Suarez termasuk Messi
beberapa kali gagal menciptakan peluang yang ada.
Dan Levante nyaris membatalkan kemenangan Barca pada menit ke-88.
Sayang tembakan Mayoral dari jarak dekat sempat membentur tiang gawang
sebelum akhirnya bola liar bisa ditangkap kembali oleh ter Stegen.
Di sisa waktu yang ada Levante terus berupaya mencari gol penyeimbang
berharap satu poin di Camp Nou sayang belum kesampaikan sebab hingga
wasit meniup pluit panjang keduduka tetap 1-0 untuk Barca.
Barca pun mampu mempertahankan juara musim lalu. Tidak itu saja Messi
Cs mampu tidak terkalahkan pada 22 laga La Liga berturut-turut. Dan
kemenangan ini juga membuat Levante tidak pernah menang atas Blaugrana
20 laga terakhir.







0 comments:
Post a Comment