![]() |
| Presiden Jokowi saat menghadiri acara berbuka puasa bersama di rumah dinas Ketua MPR Zulkifli Hasan Jalan Widya Chandra Jakarta, Jumat sore (2/6). (ist) |
JAKARTA – Spekulasi PAN akan pindah haluan pasca
pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan
kian mengemuka. Namun, spekulasi itu dinilai hanya gorengan saja.
Sekretaris Jenderal, PAN Eddy Soeparno telah menepis spekulasi
tersebut. Namun isu liar menyebutkan, pertemuan kedua tokoh tersebut
sebagai isyarat PAN pindah haluan menjadi partai koalisi mendukung
paslon capres 01 Jokowi-Ma’ruf.
Guru Besar Universitas Indonesia (UI), Prof Ahmad Mubarok menilai isu
tersebut sengaja digoreng. “Itu gorengan saja, bahwa PAN akan pindah
haluan ke koalisi Jokowi – Ma’ruf Amin,” terang Ahmad Mubarok di
Jakarta, Sabtu malam (27/4).
Mubarok menilai kedatangan Zulkifli ke Istana dalam kapasitasnya
sebagai Ketua MPR dan bukan sebagai pimpinan partai politik. “Saat itu,
Pak Zulkifli menghadiri pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku,”
ucap Mubarok.
Mubarok yang juga guru besar Universitas Islam As-Syafiiyah (UIA)
juga menegaskan, pimpinan partai tersebut sudah membantah spekulasi dari
pertemuan tersebut.
“Saya menilai terlalu pagi PAN pindah haluan pasca pertemuan Zulkifli
dan Jokowi karena PAN masih fokus untuk mengawal perhitungan suara real
count di Komisi Pemilihan Umum,” terang Mubarok.
PAN dinilai sulit untuk bergabung dengan kubu sebelah dengan kondisi
penyelenggaraan Pemilu sekarang ini yang dinilai banyak kecurangan.
Lihat saja fenomena Madura yang teriak ‘curang, curang’.
DIBANTAH
Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Wibowo juga membantah partainya terbelah
dalam menentukan arah koalisi di antara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
dan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
Hal itu disampaikan Dradjad menanggapi pernyataan Wakil Ketua Umum
PAN sekaligus Wali Kota Bogor Bima Arya yang menyatakan partainya
terbelah dalam menentukan arah koalisi.
“Soal terbelah, PAN sama sekali tidak terbelah. Sejak dulu memang ada
beberapa pengurus PAN yang mendukung Pak Jokowi termasuk Mas Tris
(Sutrisno Bachir). Tapi PAN sebagai organisasi solid-solid saja,” kata
Dradjad melalui pesan singkat, Jumat







0 comments:
Post a Comment