JAKARTA – Sebelum kompetisi Pilpres 2019 berahir
dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menentukan siapa pemenangnya,
Calon Presiden Prabowo Subianto dipastikan tidak akan menemui Calon
Presiden Joko Widodo (Jokowi) maupun utusannya.
Hal itu disampaikan oleh Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan
Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak. Menurutnya,
Prabowo akan lebih fakus pada pemantauan C1 dan mengumpulkan bukti
dugaan kecurangan.
“Nggak ada mikirin nemuin pak Luhut terima pak Luhut, terima pak
Jokowi, terima pak Ma’ruf Amin, enggak ada yang mikirin itu. Jadi kita
fokus memastikan teman-teman relawan tetap semangat kumpulkan C1 mereka
tak takut intimidasi mereka tak takut praktik-praktik kecurangan,” kata
Dahnil di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (21/4/2019)
malam.
Dahnil mengatakan, kompetisi Pilpres 2019 masih berlangsung dan KPU
belum menentukan siapa yang terpilih sebagai pasangan presiden dan wakil
presiden periode 2019-2024. Untuk itu, lebih baik sama-sama memantau C1.
“Jadi kompetisi masih berlangsung gitu ya kita akan bertemu mungkin
setelah kompetisi selesai. Pak Prabowo masih fokus pada pengawalan C1,
jadi beliau belum ada rencana untuk menemui utusan pak Jokowi siapapun
itu,” tegas Dahnil.
Mantan Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah ini menyampaikan bahwa
penyelenggaraan Pemilu 2019 diwarnai dengan berbagai macam kecurangan
sehingga proses penghitungan suara harus dikawal ketat.
“Kami sekarang sedang fokus menginventarisir laporan kecurangan,
karena bagi kami ini ada ancaman serius bagi demokrasi kita, ini ada
kecurangan yang TSM, (terstruktur, sistematik, masif) melibatkan banyak
pihak, oknum aparat dan sebagainya,” tandas Dahnil.







0 comments:
Post a Comment