SERANG – Dalam upaya menciptakan situasi Banten
aman, damai dan sejuk pasca pemilu serentak, Kapolres Serang AKBP Indra
Gunawan meminta kepada seluruh masyarakat untuk lebih mempererat
silaturahmi. Kapolres juga meminta masyarakat menghindari euforia pasca
pemilu dipicu oleh hasil quick count yang berpotensi memecah belah
masyarakat.
“Fase-fase pemilu telah kita laksanakan bersama-sama, sebagaimana
makna pemilu adalah pesta demokrasi yang selayaknya berakhir bahagia.
Untuk itu seyogyanya kita semua tidak melakukan hal-hal yang berlebihan
dan dapat menciderai pesta demokrasi, jaga selalu persatuan dan
kesatuan,” ungkap Kapolres dalam sambutan pada pengajian rutin unsur
Forkopimda dengan sedikitnya 700 warga Kabupaten Serang di lapangan
tenis indoor Pemkab Serang, Kamis (25/4/2019).
Indra Gunawan mengatakan bahwa melalui pengajian ini diharapkan mampu
meningkatkan dan mempererat silaturahmi masyarakat Kabupaten Serang
khususnya pasca pelaksanakaan Pemilu yang telah banyak menguras energi,
emosi dan pikiran
Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih selektif dalam
menerima dan menyebarluaskan berita yang banyak beredar di media sosial
dengan cara menyaring berita sebelum membagikannya serta mencari
sumber-sumber lain yang valid dan relevan.
“Saya berharap masyarakat lebih selektif dalam menyaring berita yang
ada di medsos. Hal ini untuk menghindari penyebaran berita yang
berkonten bohong atau hoax yang dapat memecah belah umat,” tandasnya.
Berkaitan dengan tahapan Pemilu yang telah sampai pada penghitungan
suara, Bupati Serang Tatu Chasanah mengajak secara bersama-sama menunggu
hasil ”real count” KPU dan jangan menodai pesta demokrasi dengan
hal-hal yang tidak perlu serta tidak saling berprasangka.







0 comments:
Post a Comment