JAKARTA – Menghadapi tantangan era digitalisasi,
Kementerian Perhubungan tengah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM)
Kenavigasian yang mampu menjamin terselenggaranya prasarana keselamatan
pelayaran.
Sesuai tuntutan regulasi internasional di bidang keselamatan dan
keamanan pelayaran, tugas berat kenavigasian mulai dari penyediaan alur
pelayaran dan sistem perlintasan yang aman dan ekonomis, penyediaan
sarana bantu Navigasi Pelayaran yang cukup dan andal.
Selain itu penyelenggaraan Telekomunikasi Pelayaran Dan
Telekomunikasi Marabahaya Pelayaran (GMDSS), Sistem Lalulintas Pelayaran
(VTS), hingga penyelenggaraan Long Range Identification And Tracking
System (LRIT).
Untuk dapat memenuhi tanggungjawab tersebut dan tantangan besar di
bidang kenavigasian kedepannya, maka diperlukan SDM Kenavigasian yang
unggul dan memiliki dedikasi yang tinggi baik di kantor pusat maupun di
daerah.
Demikian yang disampaikan Dirjen Perhubungan Laut yang diwakili oleh
Direktur Kenavigasian, Basar Antonius saat membuka acara Rapat
Koordinasi Teknis (Rakornis) Kenavigasian pada hari ini, Rabu
(28/8/2019).
Menurutnya, penyelenggaraan Instalasi Kenavigasian harus dapat
membentuk sinergi yang utuh bagi terciptanya keselamatan pelayaran di
seluruh wilayah Perairan Indonesia.
Diantaranya harus mampu meningkatan keselamatan pelayaran di
indonesia dan pembinaan di bidang Sarana Bantu Navigasi Pelayaran,
Sarana Telekomunikasi Pelayaran, armada dan pangkalan Kenavigasian,
serta di bidang survey hidrografi dan penataan alur dan perlintasan.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Rakornis Kenavigasian, Dian
Nurdiana mengatakan diadakannya Rakonis untuk memberikan pembekalan
sekaligus pencerahan kepada para peserta rakornis dalam rangka
meningkatkan kompetensi, pelayanan dan kinerja sumber daya manusia (SDM)
Kenavigasian seiring dengan perkembangan teknologi global.
“Dengan Rakornis ini diharapkan terbentuk SDM Kenavigasian yang
unggul yang bersinergi dalam melaksanakan kegiatan sesuai dengan tugas
dan menunjang keselamatan pelayaran di seluruh perairan wilayah
Indonesia,” ujar Dian.
Rakornis Kenavigasian yang diadakan 28-30 Agustus dengan diikuti 130
orang dari seluruh Kantor Distrik Navigasi Kelas I, Kantor Distrik
Navigasi Kelas II, Kantor Distrik Navigasi Kelas III.
Sedangkan nara sumber/pembicara dari Pengembangan Sumber Daya Manusia
Perhubungan (BPSDMP), Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kementerian
Perhubungan dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

.gif)