![]() |
| Barcelona melawan Granada dalam lanjutan La Liga Spanyol. (reuters) |
SPANYOL – Mengejutkan. Barcelona mengalami kekalahan saat bertandang
ke markas Granada dalam lanjutan La Liga, Minggu (22/9/2019) dini hari
WIB. Kelahanan 0-2 ini membuat pelatih Ernesto Varcerde merasa bersalah.
Kekahalan membuat Barca tertahan di posisi 7 klasmen sementara dengan raihan tujuh angka darti lima pertandingan.
Laga baru berjalan 2 menit ketrika tuan rumah membobol gawang Ter Stegen. Azeez mencetak gol itu dari epan gawang setela Junior Firpo melakukan kesalahan karena terlau lama membawa bola.
Laga baru berjalan 2 menit ketrika tuan rumah membobol gawang Ter Stegen. Azeez mencetak gol itu dari epan gawang setela Junior Firpo melakukan kesalahan karena terlau lama membawa bola.
Menit 14, Granada nyaris menggandakan keunggulan di menit 14. Tapi
bola Puertas dihala Ter Stegen. Sejatinya gaya main Granada bisa
dimanfaatkan Barca karena tuan rumah menjaga keunggulannya. Suarez
berupaya menekan, tapi keputusannya kalah cepat dari gerakan pemain
belakang lawan.
Usai jeda, Lionel Messi masuk menggantikan Carles Perez dan Ansu Fati menggantikan Junior Firpo. Barca berlain lebih agresif.
Barcelona bangkit. Messi mengambil alih jalannya pertandingan. Ansu
FAti berkali-kali menerobos dari sisi kiri ke pertahanan lawan.
Namun Vidal melakukan hadsball. Wasit pun menunjuk titik putih.
Vadillo yang menjadi eksekutor membuat Ter Stegen bergerak ke arah
sebaliknya hingga bola merobek gawang Barca kembali. Granada unggul 2-0.
Unggul dua gol membuat Granada kian percaya diri. Sebuah peluang
lahir di menit 78 tapi kali ini Ter Stegen menyelamatkan gawangnya
dengan amat baik.
Barca juga mendapat dua kesempatan sebelum laga bubar. Tapi Vidan dan
Ansu Fati belum bisa merobek gawang Granada. Hingga wasit meniup pluit
panjang, tak ada lagi gol yang tercipta.
Usai pertandingan, pelatih Ernesto Valverde mengatakan
kekhawatirannya bahwa Barcelona tak pantas menang. “Saya khawatir karena
jauh dari rumah, kami tidak mendapatkan hasil yang baik,” katanya.
“Empat pertandingan tandang telah berlalu, maka ini menjadi gejala yang
tak baik. Kami tak bermain bagus, kami mendominasi tapi tak bisa
mencetak gol.
bahwa ada sesuatu yang tidak terlalu baik.” Ada pemain yang datang
terlambat, tapi kami belum bagus, kami tidak bermain bagus. “Kami
mendominasi, tapi kami tidak mengubahnya menjadi peluang mencetak gol.
Pemainnya telah mencoba menekan dan bisa keluar dari tekanan.
“Masalahnya ada di sentuhan akhir, itu kesalahan kami,” ujarnya
dilaporkan Marca.
Namun ia melihat kekalahan ini bukan yang terburuk. Ia beranggapan
kekalahan terburuk di La Liga terjadi saat melawan Santander dan Real
Betis karena gol kebobolan yang lebih banyak.
“Sudah jelas bahwa hasil ini bukan statistik yang baik untuk kami dan
itu tidak sejalan dengan apa yang telah kami lakukan dalam beberapa
tahun terakhir,” katanya.
Ia juga mengatakan semua adalah kesalahannya. “Aktornya memang pemain
tapi pada akhirnya kesalahan ini ada di pelatih karena pelatih yang
bertanggung jawab,” ucapnya. (yp)
Susunan pemain:
Barcelona: Marc-Andre Ter Stegen; Nelson Semedo, Gerard Pique, Clement Lenglet, Junior Firpo (46′ Ansu Fati); Frenkie De Jong, Sergi Roberto, Ivan Rakitic (62′ Arturo Vidal); Carles Perez (46′ Lionel Messi), Luis Suarez, Antoine Griezmann.
Barcelona: Marc-Andre Ter Stegen; Nelson Semedo, Gerard Pique, Clement Lenglet, Junior Firpo (46′ Ansu Fati); Frenkie De Jong, Sergi Roberto, Ivan Rakitic (62′ Arturo Vidal); Carles Perez (46′ Lionel Messi), Luis Suarez, Antoine Griezmann.
Granada: Rui Silva; Victor Diaz, Domingos Duarte, German Sanchez,
Carlos Neva; Angel Montoro, Ramon Azeez, Yangel Herrera (83′ Maxime
Gonalons); Antonio Puertas, Darwin Machis (62′ Alvaro Vadillo), Roberto
Soldado (57′ Carlos Fernandez).

.gif)