< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Busyro Muqoddas: Kasus Papua Prioritas Nasional, Abaikan Nafsu Memindahkan Ibu Kota

Minggu, 01 September 2019 | Minggu, September 01, 2019 WIB | Last Updated 2019-09-01T09:30:56Z

Busyro Muqqodas
JAKARTA-Mantan Ketua KPK, Busyro Muqoddas menyarankan Presiden Jokowi untuk fokus menangani masalah di Papua. Menurutnya, Jokowi harus menjadikan penanganan masalah di Papua sebagai prioritas nasional dan mengesampingkan rencana pemindahan ibu kota.
"Seharusnya kasus di Papua menjadi skala prioritas nasional. Dengan demikian abaikan ambisi nafsu memindahkan ibu kota," ujar Busyro di Yogyakarta, Jumat (30/8).
Busyro menyebut permasalahan di Papua sangat serius. Bahkan, jika dibandingkan dengan masalah Aceh dan GAM dahulu, masalah Papua dinilai jauh lebih serius.
Ada sejumlah akar permasalahan dari Papua, di antaranya adalah kesenjangan ekonomi dan pengelolaan SDA yang hasilnya tak merata.
"Kondisi Papua itu perlu dilihat dari kacamata yang pendekatan historical backgroundnya. Seperti Aceh dulu dengan GAM itu. Tapi untuk Papua ini perlu lebih serius karena ada problem kesenjangan ekonomi, ketidakadilan pengelolaan dan distribusi hasil pengelolaan sumber daya alam terutama Freeport yang itu sudah pasti menimbulkan keretakan-keretakan psikologis," urainya.
Terkait penanganan kerusuhan di Papua, dia menyarankan Jokowi melakukan pendekatan-pendekatan psikologis dan persuasif. Jokowi perlu melibatkan dan menggandeng tokoh-tokoh Papua untuk membantu menyelesaikan masalah.
"Pakai pendekatan psikologis. Itu melibatkan unsur-unsur masyarakat sipil, tokoh-tokoh adat, tokoh-tokoh agama. Menjadi lebih rasional dari pada pendekatan represif," pungkas Busyro.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update