TANGERANG-Perjalanan KRL Duri-Tangerang mengalami gangguan imbas kebakaran
terjadi di permukiman antara Stasiun Pesing dan Stasiun Taman Kota, Jakarta Barat. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) pun meminta pengguna KRL untuk menunggu proses pemadaman selesai.
"Kami meminta maaf atas kendala ini. Ini karena sejak pukul 18.20 WIB
terdapat kebakaran di permukiman warga yang terletak dekat dengan jalur
rel di lokasi tersebut," kata VP Corporate Communications PT KCI, Anne
Purba dalam keterangan tertulis, Minggu (22/9).Anne menjelaskan, yang paling terkena dampak terutama di petak antara
Stasiun Pesing-Stasiun Taman Kota. PT KCI mematikan sementara Listrik
Aliran Atas (LAA) di jalur Pesing-Taman Kota.
"Kami padamkan sejak pukul 18.25 WIB," ucap dia.
Anne menerangkan, dampaknya sejumlah rangkaian KRL yang sementara
terhenti perjalanannya. Disebutkan Anne yaitu di Stasiun Grogol, Stasiun
Rawa Buaya, dan Stasiun Batu Ceper.
"Untuk sementara PT KCI juga menghentikan penjualan tiket dari dan ke
tujuan stasiun-stasiun di lintas Duri-Tangerang. Pengguna yang telah
membeli tiket maupun melakukan tap in juga dapat melakukan pembatalan
perjalanan di loket stasiun," ujar dia.
Sebelumnya diberitakan, kebakaran terjadi di permukiman padat
penduduk dekat Stasiun Pesing dan Stasiun Taman Kota, Jakarta Barat.
Petugas pemadam kebakaran hingga kini masih berupaya memadamkan api.
Kepala Seksi Ops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran Dan Penyelamatan
Jakarta Barat, Rompis Romlih menjelaskan, api melalap hunian padat
penduduk di Kampung Pesing Koneng RT 09 RW 02, Kedoya Utara, Kebon
Jeruk, Jakarta Barat.
"Kami terima informasi pukul 18.30 WIB," kata dia dalam keterangan tertulis, Minggu (22/9).
17 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.
Lokasi permukiman yang sempit membuat upaya pemadaman mengalami kendala.
"Situasi masih merah. Akses jalan yang sempit ditambah bangunan semi
permanen yang mudah terbakar menjadi kendala petugas di lapangan," ujar
dia.
Reporter: Ady Anugrahadi

.gif)