< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Pimpinan BEM Kumpul di Trisakti, Siap Demo DPR

Senin, 23 September 2019 | Senin, September 23, 2019 WIB | Last Updated 2019-09-23T14:42:04Z

JAKARTA-Demo besar-besaran bakal digelar mahasiswa di berbagai daerah termasuk Jakarta, memprotes pemerintah dan DPR dalam pengesahan beberapa RUU kontroversial.
Hari ini, Senin (23/9/2019), sejumlah pimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) berkumpul di Universitas Trisakti untuk konsolidasi jelang demo yang akan dimulai hari ini dan besok yang dipusatkan di DPR.
Menggunakan nama ‘Aliansi Mahasiswa Indonesia’, para pimpinan mahasiswa ini berasal dari UI, Trisakti, UIN Jakarta, UNJ, Universitas Pancasila, Unpam, UGM, dan lainnya. Bersamaan itu, BEM di daerah juga sedang bersiap untuk aksi.
“Tanggal 24 ada banyak kampus yang merapat kayak dari Bandung ada puluhan kampus. Mereka lagi konsolidasi untuk besok merapat,” kata Ketua BEM UI, Manik Marganamahendra, di Tugu Reformasi, Jakarta Barat.
Beberapa poin yang akan disampaikan mahasiwa meliputi restorasi upaya pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), hingga isu HAM serta perlindungan sumber daya alam.
Terkait isu KKN, mahasiswa menilai sempat ada kemajuan setelah reformasi dengan dibentuknya KPK, adanya reformasi birokrasi, dan pengesahan UU Tipikor. Namun, mereka mereka belakangan ini kembali terjadi kemunduran dengan adanya pengesahan revisi UU KPK, banyaknya pasal bermasalah di revisi KUHP, hingga pemilihan pimpinan KPK yang dipandang bermasalah.
Mahasiswa juga meminta adanya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (perppu) untuk menggantikan revisi UU KPK. Sebab aturan yang baru disahkan itu dinilai melemahkan upaya pemberantasaan korupsi.
Selain itu, mahasiswa juga meminta dicabutnya draf RUU KUHP, mencabut pasal-pasal karet dalam UU ITE, dan mendisiplinkan aparat negara untuk menjamin iklim penyampaian pendapat yang demokratis.
Pemerintah juga dituntut untuk memberikan perlindungan kepada sumber daya alam Indonesia, melaksanakan reformasi agraria, hingga menghentikan kriminalisasi terhadap petani.
Terakhir, mahasiswa meminta pemerintah merestorasi kesatuan bangsa dengan penghapusan diskriminasi antar etnis, penghapusan kesenjangan ekonomi, dan memberikan perlindungan kepada perempuan dengan mengesahkan Rancangan UU Penghapusan Kekerasan Seksual.
“Karenanya kami hari ini di depan tugu reformasi menuntut Presiden dan dewan perwakilan rakyat untuk segera menuntaskan agenda reformasi, bukan mengorupsi reformasi. Salam mahasiswa!” tegas Manik.
Selain demonstrasi pada hari ini, kumpulan mahasiswa ini juga berencana menggelar aksi serupa pada Selasa (24/9/2019). Dengan tuntutan yang sama, mahasiwa akan melakukan aksi di dua lokasi yakni istana negara dan DPR RI.
“Pada tanggal 24 September di (sidang) paripurna kami akan mengawal sidang rakyat di mana tanggal 24 ini jadi puncak gerakan seluruh masyarakat dan mahasiswa untuk memberikan pesan penuntasan reformasi,” pungkas dia.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update