TANGERANG-PT Angkasa Pura II (Persero) melalui Kantor Cabang
Soekarno-Hatta menyalurkan dana bantuan dalam program bina lingkungan,
kepada para Usaha Kecil Menengah (UKM) yang jadi mitra binaan, Rabu
(25/9/2019).
Penyaluran dana bantuan yang sudah memasuki tahap ketiga pada tahun
2019 ini berlangsung di Rumah Kreatif, Gedung Community Center,
Neglasari, Kota Tangerang.
Secara simbolis, Direktur Keuangan Angkasa Pura II Bayu Rafisukmawan
menyerahkan berkas kontrak kerjasama dana bantuan sebesar Rp810 juta
kepada 27 mitra binaan.
Bayu mengatakan, penyaluran dana bantuan ini untuk mendorong bisnis
UKM bagi masyarakat di sekitar wilayah Bandara Soekarno-Hatta.
"Sehingga dengan dana bantuan ini dapat menaikkan bisnis mitra binaan demi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Menurut Bayu, hingga triwulan ketiga dalam program bina lingkungan
ini, pihaknya telah menyalurkan dana bantuan sebesar Rp2 miliar 245 juta
kepada 70 mitra binaan.
"Harapan kami dengan adanya pinjaman dana program kemitraan ini,
dapat membantu mitra binaan dalam menjalankan usahanya dengan tenang
tanpa adanya kekhawatiran akan besarnya cicilan pinjaman," katanya.
Dana Mitra Usaha milik Angkasa Pura II ini pun, sudah dinikmati
Nafsuh, warga Kresek Kabupaten Tangerang yang ternyata sudah mendapatkan
pinjaman lunak tersebut sejak 2011.
Awalnya, dia mendapatkan pinjaman sebesar Rp10 juta yang diperuntukan
untuk warung sembako di rumahnya. Lalu, dua tahun kemudian ketika lunas
mendapatkan suntikan dana segar lagi sebesar Rp15 juta.
"Ketika lunas lagi, lanjut Rp40 juta. Nah, saat itu bukan hanya
mengembangkan usaha warung sembako, tapi saya bagi dua modalnya dengan
membuka pabrik kecil-kecilan khusus garmen ekspor," ujar Nafsuh.
Lalu, ketika dua bulan akan lunas, dia melakukan pelunasan sekaligus
untuk kemudian saat ini dia mendapatkan kucuran dana lagi sebesar Rp 80
juta. Pinjaman tersebut, lanjutnya akan dijadikan modal untuk
pengembangan pabrik garmennya di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
"Warung sembakonya masih, malah semakin besar. Itu yang jaga istri, saya kembangkan usaha garmen," tuturnya.
Dia mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini, sebab bila tidak, usaha dia akan sulit berkembang.
.gif)