![]() |
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 di Kantor Kemenko PMK, Jakarta. |
JAKARTA – Hari Sumpah Pemuda dimaknai sebagai
momentum untuk mengembalikan semangat seluruh elemen bangsa, khususnya
pemuda, di dalam mewujudkan cita-cita menuju Indonesia maju.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko
PMK), Muhadjir Effendy mengatakan, bahwa pemuda untuk Indonesia maju
adalah pemuda yang memiliki karakter, kapasitas, kemampuan inovasi,
kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif, serta mampu bertahan dan
unggul dalam menghadapi persaingan dunia.
“Pemuda adalah masa depan bangsa dan negara. Pemuda juga harapan bagi
dunia. Pemuda Indonesia harus maju dan berani menaklukan dunia,”
ujarnya saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda
ke-91 di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (28/10/2019).
Menurut Muhadjir, kemajuan tidak akan pernah tercapai dalam arti
sesungguhnya, kalau masa depan hanya dipandang sebagai proses lanjut
dari masa kini yang akan tiba dengan sendirinya.
Ia pun berharap, di era pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil
Presiden Ma’ruf Amin, pemuda dapat ikut berperan membantu serta mengawal
tugas pemerintah.
“Semangat Sumpah Pemuda inilah yang harus kita kedepankan, termasuk
dalam memainkan peran di Kemenko PMK untuk mencapai kemajuan bangsa
seperti apa yang dicita-citakan oleh Presiden melalui visi dan misinya,”
pungkas Muhadjir.
Guna mengapresiasi pengabdian sejumlah pegawai di Kemenko PMK, turut
dilakukan pemberian penghargaan Satya Lencana 10, 20, 30 Tahun.
0 comments:
Post a Comment