< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

RAPBD Kota Tangerang 2020 Ditarget Ketok Palu Akhir November

Rabu, 06 November 2019 | Rabu, November 06, 2019 WIB | Last Updated 2019-11-06T08:33:38Z

Gedung DPRD Kota Tangerang
TANGERANG-DPRD Kota Tangerang menargetkan pembahasan rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2020 rampung pada akhir November, untuk segera disahkan.
Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Tangerang Hidayat mengatakan, pihaknya menargetkan penetapan RAPBD 2020 pada 27 November 2019.
"Iya belum selesai. Kan, sekarang masih proses pembahasan. Sebagian dinas sudah kita verifikasi kaitan penyampaian orientasi. Cuma belum secara tuntas," ujarnya (6/11/2019).
Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang telah mengajukan pembahasan nota keuangan dalam RAPBD 2020.
DPRD pun tengah membahas anggaran pokoknya. Target pembahasan anggaran selesai dan ditetapkan pada akhir bulan ini jika tidak ada kendala.
Sebab, aturan batas waktu pengesahan APBD 2020 tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 33/2019 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2020.
Dalam aturan itu, DPRD terancam tak digaji enam bulan jika APBD 2020 belum juga sah hingga 30 November 2019.
"Sekarang yang disampaikan ke kita kaitan APBD yang dibahas sesuai dengan pengajuan SKPD-nya. Terakhir (pembahasan) dengan dinas perizinan terpadu, kita sudah sampaikan banyak hal," jelas Hidayat.
Politisi PKS ini menyebut, APBD 2020 Kota Tangerang yang tengah digodok ini sebesar Rp5 triliun. Dana rakyat itu milik masyarakat Kota Tangerang. Sehingga, pemanfaatan anggaran harus demi masyarakat yang berkeadilan dalam kesejahteraan.
Hidayat berharap, penganggaran biaya langsung harus efektif dan tepat sasaran sesuai dengan RPJMD Wali Kota Tangerang.
Ia juga menekankan, penganggaran alat tulis kantor dan perjalanan dinas serta rapat-rapat setiap OPD harus dirampingkan karena hanya copy paste atau berulang setiap tahunnya.
"Ini banyak hal ada yang perlu disesuaikan. Nanti belanja-belanja itu harusnya dialihkan untuk mengutamakan kepentingan yang dirasakan langsung oleh masyarakat," paparnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update