![]() |
| ILUTRASI |
JAKARTA – Banjir masih melanda sejumlah daerah di Tanah Air. Bencana
banjir terjadi karena curah hujan yang tinggi. Daerah yang terkena
bencana banjir, di antaranya Singkawang, Jalan Trans Kalimantan di ruas
Pontianak-Tayan, Kalimantan Barat, Lebak, Provinsi Banten, dan Dusun
Pangana Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi
Tengah. Sementara itu, persediaan Sembako di posko bencana utama
Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, sudah habis, Minggu (15/12),
dapur umum tidak memasak untuk korban banjir daerah setempat.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengatakan bencana banjir yang
terjadi merupakan faktor alam akibat cuaca ekstrem yang memang terjadi
setiap menjelang akhir tahun. Berdasarkan pantauannya di lapangan,
banjir hampir merata di seluruh pinggiran maupun dalam kota.
“Artinya, selain curah hujan yang tinggi, pada bulan Desember
biasanya air laut mengalami pasang dan ditambah kiriman air dari daerah
lain,” katanya di Singkawang, Kalimantan Barat, Minggu.
Sementara itu, Jalan Trans Kalimantan di ruas Pontianak-Tayan,
Kalimantan Barat, terendam banjir dengan ketinggian hingga selutut
orang dewasa, Minggu. Tidak hanya ruas jalan, namun genangan banjir
tersebut juga merendam sejumlah permukiman penduduk yang berada di kiri
dan kanan jalan tersebut.
Di tempat terpisah, Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan
Masyarakat Desa Nagari Solok Selatan, Andri Gustova, menjelaskan bahwa
persediaan sembako di posko bencana utama Kabupaten Solok Selatan,
Sumatera Barat, sudah habis.
“Stok kami di posko utama sudah habis didistribusikan kepada korban
bencana dan berdasarkan pengamatan lapangan kami memberikan bantuan
berdasarkan skala prioritas,” kata Andri, di Padang Aro, Minggu.
Dia mengatakan, sejak pertama bencana, semua dinas sudah
berkontribusi, tetapi bencana terjadi beruntun dan masyarakat terdampak
sangat banyak sehingga stok habis. Saat ini, katanya, di gudang posko
bencana yang tersisa hanya pakaian layak pakai, selebihnya sudah habis. Ant/P-4







0 comments:
Post a Comment