< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Jelang Pilkada, PPATK Endus Rekening Mencurigakan di Luar Negeri

Jumat, 28 Februari 2020 | Jumat, Februari 28, 2020 WIB | Last Updated 2020-02-28T09:02:20Z

JAKARTA-Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) kembali mencium adanya rekening janggal yang berasal dari luar negeri. Kali ini, instansi menemukan adanya aliran uang mencurigakan yang akan dipakai untuk kampanye pada saat Pilkada 2020.
"Catatan beberapa hal mengenai rekening khusus dana kampanye. Hasil evaluasi gerakan uang ternyata enggak ada di situ (dalam negeri), tapi banyak di luar," ujar Wakil Kepala PPATK Dian Ediana Rae di Depok, Jawa Barat, Jumat (28/2).
Menindaki kasus ini, PPATK telah meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk memperbaiki data keuangan calon pemimpin daerah.
"Sehingga kita minta perbaikan data semua calon, rekening yang dipakai apa saja, dan kemungkinan-kemungkinan lain. PPATK kalau memonitor nggak terbatas pada tindak pidana pemilu saja, tapi korupsi dan lain-lain," jelasnya.
Kerjasama dengan Perbankan
Jika kemudian ditemukan adanya tindak pidana pada salah seorang kandidat kepala daerah, maka itu akan ditindaklanjuti dengan memberikan data-data tersebut kepada aparat penegak hukum.
Terkait proses pencarian data, PPATK akan bekerjasama dengan pihak perbankan untuk mengidentifikasi penarikan uang secara masif oleh calon kandidat.
"Kita minta ke bank kalau ada transaksi masif menjelang pilkada segera dilaporkan. Misalnya ditarik Rp 1 miliar dengan pecahan Rp50.000 (untuk membeli suara). Jenis tindak pidananya bisa menerima uang dari sponsor yang tidak terdaftar, ada sumbangan luar negeri, dan sebagainya," papar dia.
"Kita punya satgas Pemilu, jadi ini mudah-mudahan bisa membantu. Kalau ada informasi, tinggal informasikan saja ke kita," imbuh Dian.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update