< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Segera Dibangun “Terowongan Silaturahmi” Istiqlal-Katedral

Minggu, 09 Februari 2020 | Minggu, Februari 09, 2020 WIB | Last Updated 2020-02-09T04:49:53Z

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetu­jui usulan agar dibangun terowongan penyeberangan bawah tanah yang akan menghubungkan Masjid Istiqlal den­gan Gereja Katedral. Bahkan, Presiden memberikan nama terowongan itu dengan sebu­tan “Terowongan Silaturahmi”.
“Tadi ada usulan dibuat terowongan dari Masjid Is­tiqlal ke Gereja Katedral, su­dah saya setujui sekalian se­hingga ini menjadi sebuah terowongan silaturahmi,” kata Presiden Jokowi usai meninjau perkembangan renovasi Mas­jid Istiqlal, Jakarta, Jumat (7/2).
Persetujuan Presiden tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, kedua bangunan yang bersejarah itu saat ini me­mang dipisahkan oleh jalan raya. Jokowi mengatakan terowongan tersebut sekaligus menyimbolkan adanya si­laturahmi antara jemaah di Masjid Istiqlal dengan umat di Gereja Katedral. Ia me­nambahkan, keberadaan terowongan tersebut juga menunjukkan bahwa kedua kelompok pemeluk agama ti­dak saling berseberangan.
“Sehingga, ini menjadi se­buah terowongan silaturahmi. Tidak kelihatan berseberangan, tapi silaturahmi,” kata Presiden.
Renovasi Besar
Jokowi sebelumnya me­ninjau proses renovasi Masjid Istiqlal. Jokowi tiba di Istiqlal sekitar pukul 09.00 WIB. Ia mengenakan kemeja putih serta kopiah hitam. Presiden didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pe­kerjaan Umum dan Peruma­han Rakyat Basuki Hadimul­jono, dan Menteri Agama Fachrul Razi.
Rombongan Presiden ter­lebih dahulu meninjau lo­kasi mihrab Istiqlal. Di sana, Jokowi mendapat penjelasan mengenai renovasi mihrab dan tempat salat utama. Seusai mendapat penjelasan mengenai renovasi mihrab dan selasar, Jokowi dan rom­bongan bergegas meninjau bagian selasar. Di sana, ia kembali mendapat penjelasan renovasi, khususnya di bagian luar Masjid Istiqlal. Selepas itu, ia meninjau lokasi parkir dan taman-taman di Masjid Istiqlal.
Jokowi menjelaskan reno­vasi Masjid Istiqlal dimulai sejak tahun 2019. Presiden berharap, bulan Ramadan ini renovasi bisa selesai semuanya dan bisa digunakan oleh umat Muslim.
“Ini adalah renovasi besar sejak 41 tahun yang lalu. Ang­garan yang diperlukan untuk ini cukup gede (besar) 475 miliar rupiah,” ucap Presiden.
Anggaran tersebut, lanjut Presiden, dipakai untuk mem­perbaiki dan memoles lantai, mengganti karpet, lighting, hingga sound system. Selain itu, juga dilakukan penambahan basement yang di depan.
“Juga pembangunan land­scape di luar, bukan hanya interior, eksterior semuanya dibangun. Sungai yang ada di lingkungan Istiqlal semua di­perbaiki sehingga tamannya menjadi lebih bagus lagi,” tu­tur Presiden.
Presiden menambahkan, Masjid Istiqlal nantinya juga akan memiliki gedung parkir bawah tanah sebanyak dua tingkat yang akan menam­pung kendaraan mobil dan motor hingga menjadi kurang lebih 745 kendaraan. Hal ini akan meningkatkan kapasitas parkir dari semula hanya bisa menampung maksimal 500 kendaraan.
“Memang banyak hal yang juga tidak bisa dikerjakan karena heritage adalah wari­san pusaka sehingga penger­jaannya harus hati-hati tidak boleh merusak. Tidak boleh mengganti,” tutup Presiden.
Renovasi Masjid Istiqlal merupakan tindak lanjut perintah Presiden Joko Widodo seusai menerima kunjungan Perdana Menteri India, Narendra Modi, ke Masjid Istiqlal pada 30 Mei 2018 lalu.
Masjid Istiqlal adalah masjid terbesar di Asia Tenggara yang mulai dibangun tahun 1961 pada masa Presiden Soekarno dan selesai mulai difungsikan tahun 1978 pada saat pemerin­tahan Presiden Soeharto. Reno­vasi yang bersifat menyeluruh dari Masjid Istiqlal baru kali ini dilakukan setelah 41 tahun sejak pertama kali digunakan tahun 1978.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update