< !-- -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--

Tag Terpopuler

Wabah Virus Korona Evakuasi WNI dari Tiongkok Dilakukan dalam 24 Jam

Saturday, 1 February 2020 | Saturday, February 01, 2020 WIB | Last Updated 2020-02-01T16:15:26Z

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi
JAKARTA – Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, menya­takan keberangkatan pesawat bersama tim yang akan men­jemput warga negara Indone­sia (WNI) dari wilayah terdam­pak virus korona di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok, akan dilakukan kurang dari 24 jam.
“Pesawat yang akan digu­nakan adalah pesawat ber­badan lebar agar semua WNI yang bersedia dievakuasi dapat diterbangkan langsung tanpa melalui transit,” kata Menlu Retno, di Jakarta, Jumat (31/1).
Menlu menyebut bahwa tim aju (advance) dari KBRI Beijing telah masuk ke Provinsi Hubei untuk berkoordinasi dengan otoritas setempat. “Pagi ini saya bertemu Dubes Tiongkok di Jakarta. Beliau menyampaikan clearance pendaratan dan per­gerakan pesawat untuk evakua­si WNI dari Hubei,” kata Retno.
Menlu menjelaskan per­siapan pemberangkatan di be­berapa titik di Provinsi Hubei terutama di Kota Wuhan te­rus berjalan, demikian halnya persiapan penerimaan WNI di Tanah Air yang terus dilakukan sesuai prosedur dan protokol kesehatan yang berlaku.
Sementara itu, Direktur Pencegahan dan Pengenda­lian Penyakit Menular Lang­sung Kementerian Kesehatan, Wiendra Waworuntu, menga­takan ada dua skema evakuasi. Pertama, WNI yang berada di Wuhan dipindahkan ke dae­rah lain, kedua, langsung diter­bangkan ke Indonesia.
Wiendra mengatakan jika skema yang dipakai langsung diterbangkan ke Indonesia, se­telah pesawat yang membawa WNI dari Wuhan mendarat maka tim medis akan segera melakukan evakuasi. Pesawat tersebut akan mendarat di area karantina.
Alur evakuasinya, semua yang terlibat dalam evakuasi menggunakan alat perlin­dungan diri (APD) lengkap. Se­telah itu, tim medis akan me­meriksa, jika saat pemeriksaan dilakukan ada WNI yang meng­alami demam, akan dipisahkan untuk dirujuk ke rumah sakit.
Para petugas yang naik ke pesawat harus menggunakan APD lengkap yang tidak boleh dilepas sebelum sampai tem­pat karantina.
Berdasarkan data Kemen­terian Kesehatan jumlah WNI di Tiongkok 249 orang. Mereka akan dievakuasi mengguna­kan pesawat berbadan lebar agar dapat diterbangkan secara langsung tanpa melalui transit.
Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril, me­ngatakan untuk menyambut 249 WNI dari Wuhan, sudah sekitar 100 rumah sakit di Indonesia yang siap menangani kasus ini. Di Jakarta, ada tiga rumah sakit rujukan, RSPI Sulianti Saroso, Rumah Sakit Persahabatan, dan Rumah Sakit Gatot Subroto.
Darurat Kesehatan Global
Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) te­lah menyatakan bahwa wabah virus korona Tiongkok sebagai darurat kesehatan global atau Public Health Emergency of In­ternational Concern (PHEIC).
PHEIC diartikan sebagai pe­ristiwa luar biasa yang menjadi risiko kesehatan publik bagi negara lain melalui penye­baran penyakit internasional, serta memerlukan respons in­ternasional yang terkoordinasi. 
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update