< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Disambangi Mendagri, Gubernur Jabar Mengaku Senang atas Atensi Pemerintah Pusat

Rabu, 18 Maret 2020 | Rabu, Maret 18, 2020 WIB | Last Updated 2020-03-18T14:52:48Z

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian Mendatangi Command Center Jawa Barat. ©2020
BANDUNG -Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bersama sejumlah pejabat eselon I Kemendagri menyambangi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Kunjungannya ke Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat pada Rabu (18/03/2020) itu merupakan aksi jemput bola untuk memastikan kesiapan Pemerintah Daerah dalam menangani dan menekan penyebaran Covid-19.
"Mendapat atensi yang luar biasa dari Pemerintah Pusat, pemerintah pusat bisa hadir ke daerah, khususnya Jabar untuk menyampaikan pandangan dari Bapak Presiden untuk mensinkronisasi penanganan Covid-19 ini," kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam konferensi persnya.
Gubernur Jawa Barat yang kerap disapa Kang Emil itu juga menyatakan siap menerima arahan Mendagri selaku pembina dan pengawas pemerintahan daerah untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk bersama melawan wabah tersebut.
"Arahan Bapak Menteri kepada kami adalah agar (penanganan) Covid-19 ini mulai digerakkan dari masyarakat, tidak hanya Pemda dan Pemerintah Pusat saja, sehingga kita semua, influencer dan orang-orang di rumah bisa mengantisipasi. Insyaallah kita terima arahan tersebut, kita akan habis-habisan terkait masalah ini, hidup sehat, meningkatkan pertahanan tubuh, social distancing, waspada, tidak perlu panik, tidak perlu emosional, semua ikuti arahan pemimpin, pemerintah utama, Insyaallah kita akan melalui ini dengan cepat," ujarnya.
Sementara itu Mendagri Tito Karnavian mengatakan, lawatannya ke Jawa Barat sebagai provinsi terbesar di Indonesia itu, dimaksudkan agar tindakan preventif maupun mitigasi Covid-19 dilakukan secara tepat.
"Saya datang berkunjung ke Jabar, Bandung, ada hal yang sangat penting sehingga saya harus ke Jabar untuk ini. Karena kita tahu bahwa Jabar ini juga dekat dengan Jakarta, kemudian juga ada yang terpapar Covid-19. Yang kedua Jabar ini adalah provinsi yang terbesar di Indonesia, sehingga saya mengingat penting untuk datang ke Jabar," kata Mendagri.
Ditegaskan Mendagri, Pemda memiliki peran yang sangat sentral untuk mencegah penyebaran Covid-19 terutama bagi orang yang berisiko, termasuk mengedukasi publik agar melakukan tindakan pencegahan yang efektif dan meningkatkan daya tahan tubuh.
"Nah, oleh karena itu 2 (dua) hal ini yang perlu kita lakukan bagaimana penyebaran karena penyebarannya bisa ke orang-orang yang berisiko. Yang kedua bagaimana mengedukasi publik supaya memperkuat daya tahan tubuh. Nah, salah satu upaya untuk mencegah penyebaran itu adalah dengan melaksanakan bersih-bersih, kemudian juga membunuh virus itu di tempat-tempat publik yang sering dikunjungi masyarakat atau tempat lain dengan menggunakan bahan tertentu yang bisa mematikan virus tersebut," ujar Mendagri.
Tak kalah penting, menjaga jarak atau social distancing melalui kebijakan bekerja dari rumah jika memungkinkan, pengaturan sistem transportasi publik, dan langkah mitigasi lainnya, juga dinilainya amat penting dalam mencegah penyebaran Covid-19 itu.
"Kemudian melaksanakan juga kebijakan social distancing, menjaga jarak, nah ini sangat beragam, memulai dari bekerja dari rumah seperti ASN, sudah ada edarannya dari Kemenpan-RB, dari Kemendagri juga. Kemudian juga kebijakan lain, (menghindari) kerumunan, sistem transportasi, tim yang melakukan mitigasi, merawat yang sedang terpapar, dan seterusnya, ini memerlukan langkah-langkah seperti itu," jelasnya.
Mendagri juga mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Barat yang telah melakukan langkah antisipatif guna kesiapan serta mitigasi Jabar dalam menghadapi Covid-19 itu.
"Kemudian saya juga memberikan apresiasi kepada Pak Gubernur karena beliau sudah melakukan langkah-langkah antisipasi sejak awal, antisipasi awal dilakukan kesiapan kalau Covid - 19 masuk Jabar, kemudian langkah- langkah mitigasi termasuk edukasi dan juga ke depan kalau misalnya terjadi lonjakan, sudah menyiapkan Rumah Sakit, tenaga medis, ruang isolasi, dan lain-lain," pujinya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update