< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

IMI Banten Kirim Atlet Motocross ke Eropa

Rabu, 11 Maret 2020 | Rabu, Maret 11, 2020 WIB | Last Updated 2020-03-11T11:20:47Z


SERANG, (KB).- Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Banten mengirim atletnya ke Benua Biru, Eropa. Kali ini Belanda menjadi pilihan otoritas tertinggi cabang olahraga (cabor) bermotor di Banten itu. Hal itu dilakukan sebagai persiapan mereka menghadapi Pekan Olah raga Nasional (PON) XX Papua.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pembinaan Prestasi di Pengprov IMI Banten Tubagus Baenur Zaman. Ia mengatakan, atlet atas nama Tubagus Bannett Adiyatma yang turun di kategori motocross, akan diboyong ke Negeri Kincir Angin Agustus mendatang selama dua bulan.
“Insya Allah kalau jadi Bennett akan dikirim ke Belanda Agustus mendatang. Latihan dengan pelatih profesional di Belanda. Selesai dari sana, langsung terbang ke Papua untuk mengikuti perlombaan PON XX/2020,” katanya kepada awak media, Selasa (10/3/2020).
Hanya saja, diakui pria yang akrab disapa Beben itu mengatakan, keberangkatan Bennett tidak memakai dana Pengprov IMI Banten maupun KONI Banten.
“Tapi kocek pribadi. Kebetulan saya ayah dari sang atlet. Karena melihat keinginan kuat dari putra saya, makanya berusaha untuk memberikan persiapan yang terbaik,” ujarnya.
Kini, laki-laki yang berprofesi sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang tersebut sedang mencari sponsor untuk membantunya mengirimkan atlet ke Belanda.
“Soalnya uangnya cukup besar. Perhari saja sekitar 1.000 dolar atau jika dirupiahkan Rp 15 juta mesti saya keluarkan untuk keperluan makan, penginapan, dan pelatih,” ucapnya.
Sedangkan Ketua Umum Pengprov IMI Banten Tb. Roy Fachroji Basuni mengatakan, sekarang pembalap Banten masih berlatih di luar daerah. Untuk Tubagus Bannett Adiyatma di Solo, Jawa Tengah dan Jefri Bule, Arip, serta Doni di Salatiga, Jawa Tengah.
“Semoga saja mereka bisa memberikan yang terbaik saat tampil di PON XX/2020 Papua. Harapan saya pribadi, minimal bisa mendulang emas seperti saat berlaga di babak prakualifikasi,” katanya.
Sementara Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo menyatakan, sepertinya terpaksa meniadakan ploting anggaran untuk uji coba atlet Banten baik di luar daerah maupun luar negeri. Sebab, dana hibah yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten minim. Hanya Rp 45 miliar, beda jauh saat pelaksanaan PON XIX/2016 Jawa Barat Rp 70 miliar.
“Tapi nanti kita cari solusinya. Sekarang tugas atlet hanya berlatih, jika dana urusan kami (KONI Banten),” ujarnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update