Jakarta -Eks KSAD Pramono Edhie Wibowo
meninggal dunia kemarin malam. Ketua Umum Partai Demokrat Agus
Harimurti Yudhoyono atau AHY bercerita momen Pramono Edhie meminta maaf
kepadanya di awal-awal Juni lalu.
"Tanggal 1 Juni 2020, ketika ada
doa bersama satu tahun berpulangnya Ibu Ani Yudhoyono, Pak Edhie datang
ke rumah kami di Cikeas. Lalu saat pamitan, beliau mengatakan kepada
saya, 'Gus, mohon maaf ya. Om mohon maaf ya'. Saya pikir, karena masih
suasana Lebaran, almarhum menyampaikan hal itu. Saya tidak berpikir
lain," kata AHY dalam unggahannya di Instagram, Minggu (14/6/2020).
Ternyata, Pramono Edhie Wibowo juga menyampaikan maaf kepada satuan TNI. Cerita ini didapat AHY dari Danjen Kopassus.
"Kemudian tadi malam, Danjen Kopassus, Mayjen TNI I Nyoman
Cantiasa bercerita, 'Tanggal 2 Juni 2020, Pak Edhie datang ke Mako
Kopassus. Beliau beberapa kali minta maaf karena jarang main ke
Kopassus'. Ketika tadi malam beliau berpulang ke Sang Maha Pencipta,
barulah kami tersadar, 'Beliau sedang pamitan kepada kami'," tulis AHY.
"Tepat
tiga hari lalu, saya bermimpi bertemu Ibu Ani dan beliau menangis,
hingga saya terperanjat dan terbangun. Saya membaca Surat Al Fatihah
untuk beliau," imbuh dia.
AHY menuturkan Pramono Edhie Wibowo adalah saudara kandung terdekat almarhumah Ibu Ani. Pramono Edhie bakal dimakamkan di TMP Kalibata.
Pramono Edhie Wibowo
lahir di Magelang, 5 Mei 1955. Dia menjadi KSAD ke-27 yang menjabat
sejak tanggal 30 Juni 2011 hingga 20 Mei 2013. Sebelumnya almarhum juga
pernah menjabat sebagai Pangkostrad, Panglima Kodam III/Siliwangi dan
Komandan Jenderal Kopassus.
Pramono Edhie Wibowo meninggal dunia
di RSUD Cimacan, Jawa Barat, malam tadi pukul 19.30 WIB. Adik almarhumah
Ani Yudhoyono itu meninggal karena serangan jantung.







0 comments:
Post a Comment