< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Di Tengah Pandemi, Airlangga: Pemulihan Ekonomi RI Mengarah Positif

Selasa, 29 September 2020 | Selasa, September 29, 2020 WIB | Last Updated 2020-09-29T11:48:31Z


JAKARTA- Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartato  mengatakan, memasuki masa adaptasi kebiasaan baru, pemulihan ekonomi Indonesia menunjukkan perbaikan ke arah yang positif. Hal ini terlihat dari penguatan berbagai indikator seperti penguatan indeks pasar modal dan apresiasi nilai tukar rupiah, perbaikan PMI manufaktur, kenaikan Indeks Keyakinan Konsumen, dan penjualan ritel.Menurut Airlangga, dengan kondisi saat ini, pemerintah Indonesia optimistis dengan langkah-langkah yang akan dilakukan dapat mencegah perekonomian terkontraksi lebih dalam lagi dan mempercepat pemulihannya.

"Pemerintah Indonesia telah menyiapkan strategi, dan menetapkan berbagai kebijakan dan program, untuk tetap menggerakkan ekonomi, menjaga sumber penghasilan masyarakat, namun dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap protokol kesehatan," kata Airlangga dalam keterangannya, Selasa 29 September 2020.

Ketua umum DPP Partai Golkar ini juga mengungkapkan, Indonesia dapat mengambil pelajaran dari China. Sebab, China berhasil menekan kasus COVID-19 dengan efektif sekaligus dapat mencapai pemulihan ekonomi dengan cepat. 

"Terbukti China mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang positif di kuartal II lalu, sebesar 3,2 persen. Pada bagian lain, konsep 'Belt and Road Initiatives' yang diluncurkan oleh China, juga banyak negara yang tertarik untuk bekerja sama," ujar Airlangga.

Bagi Indonesia, konsep ini sejalan dengan yang dikembangkan oleh pemerintah Indonesia, yaitu Poros Maritim Dunia. Konsep ini adalah upaya pemerintah untuk memperkuat persatuan Indonesia, sekaligus meningkatkan dan menyejahterakan rakyat Indonesia.

Sementara itu, Ketua DPP Partai Golkar bidang Hubungan Luar Negeri, Dave Akbarshah Laksono, mengatakan, kerja sama pemerintah Indonesia dan Tiongkok selama ini sudah menguntungkan kedua pihak. Dave menilai Belt and Road Initiative adalah salah satu langkah strategis guna mempercepat kerja sama ekonomi kedua negara. 

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar itu juga mengapresiasi kerja sama vaksin antara Sinovac dan Bio Farma guna mempercepat temuan vaksin untuk mencegah wabah COVID-19. 

Namun, kerja sama ini, kata Dave Laksono, tidak hanya sampai pada pandemi ini. Diharapkan ke depan juga terus dapat terjalin kerja sama, khususnya dalam hal menghadapi persoalan pandemi yang bisa saja terjadi di lain waktu. 

"Pertukaran informasi dan kerja sama penelitian akan didorong terus ke depan bagi Tiongkok dan Indonesia agar negara-negara Asia mampu menemukan vaksin maupun pencegahan dari virus-virus yang berpotensi menjadi pandemi di masa depan serta mampu melindungi masyarakat seluruh dunia," tutur Dave.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update