< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Menag Pastikan Dana BOS Madrasah dan Pesantren 2020 Tetap Naik Rp 100 Ribu

Selasa, 08 September 2020 | Selasa, September 08, 2020 WIB | Last Updated 2020-09-08T12:12:51Z

 


JAKARTA-  Menteri Agama Fachrul Razi memastikan dana BOS Madrasah dan Pesantren 2020 tetap naik. Hal ini ditegaskan Menag dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR, sekaligus memastikan rencana penundaan kenaikan batal karena dampak Covid-19.

"Saya tegaskan, dana BOS madrasah dan pesantren tahun 2020 tetap naik 100 ribu Rupiah sesuai rencana awal," kata Menag, Senin (8/9).

Fachrul Razi mengatakan, pernah ada rencana kenaikan dana BOS Madrasah dan Pesantren ditunda lantaran dampak Covid-19. Serta ada refocussing program, anggaran Kemenag mengalami pemotongan sebesar Rp 2,6 triliun.

"Dari jumlah itu, sebanyak Rp 2,02 triliun diambil dari anggaran pendidikan Islam," ujar dia.

Menurut dia, kebijakan tersebut saat itu diambil untuk menunda kenaikan anggaran BOS Madrasah dan Pesantren. "Penundaan itu kami lakukan, karena saat itu kami tidak memiliki jalan lain. Begitu kami punya jalan, maka rencana kenaikan anggaran BOS akan tetap kami implementasikan. Ini akan segera kita selesaikan, hari ini juga," kata dia.

Adapun dana untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) naik dari Rp 800 ribu per siswa tahun 2019 menjadi Rp 900 ribu per siswa tahun 2020. Sementara Madrasah Tsanawiyah (MTs) naik dari Rp 1 juta per siswa tahun 2019 menjadi Rp 1,1 juta per siswa tahun 2020.

Adapun BOS Madrasah Aliyah (MA) dan MA Kejuruan (MAK), naik dari Rp 1,4 juta per siswa tahun 2019 menjadi Rp 1,5 juta per siswa tahun 2020. Total kenaikan anggaran Bos Madrasah berjumlah Rp 874,4 miliar.

Alokasi anggaran untuk Pesantren Ula (setingkat MI), Wustha (MTs), dan 'Ulya (MA), naik Rp 100 ribu untuk setiap santri. Sehingga, total kenaikan anggaran BOS Pesantren berjumlah Rp 16,47 miliar.

Keputusan Kemenag itu mendapat apresiasi dari pimpinan Komisi VIII Yandri Susanto. “Terima kasih Pak Menteri atas kebijakannya. Ini akan menjadi kado terbaik untuk anak-anak miskin hari ini," ujar Yandri.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update